
Laporan: Asti Ediawan
Jajaran Forum The Gade Integratif Farming (Fortegif) Rabu, (07/10/26) menggelar kegiatan praktik pembuatan pupuk organik cair dengan melibatkan 25 peserta pelatihan dari unsur pengurus dan anggota kelompok tani Lebak Subur Sawangan.
Sekjen Fortegif, Baharudin mengatakan penyelenggaraan kegiatan edukasi dan pelatihan pembuatan pupuk organik cair merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Workshop dan Sosialisasi Pertanian Organik yang disupport penuh oleh PT. Pegadaian.
“Kegiatan edukasi dan pelatihan pembuatan pupuk organik cair merupakan lanjutan dari penyelenggaraan workshop dan sosialisasi pertanian organik sebagai realisasi program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PT. Pegadaian di bidang pemberdayaan masyarakat petani, kami berharap rangkaian kegiatan workshop dan praktek pembuatan pupuk organik cair dapat memberi manfaat bagi para anggota kelompok tani Lebak Subur yang menjadi pilot projek dalam pelaksanaan workshop dan sosialisasi pertanian organik kali ini” papar Baharudin.
Dikatakannya, pada pelatihan ini pihaknya mengajari para anggota kelompok tani Lebak Subur membuat 19 jenis pupuk organik cair dengan menggunakan bahan baku dari komoditas pertanian yang sudah terbukti memiliki nilai manfaat sangat besar bagi peningkatan hasil pertanian.
“Pupuk organik cair kini menjadi pilihan utama para petani dalam meningkatkan hasil produksi pertanian, pembuatannya lebih mudah dan lebih aman karena terbuat dari komoditas pertanian dan bebas zat kimia,” ungkap Bahar.
Terpisah, Pengurus Kelompok Tani Lebak Subur Sawangan, Budi S mengapresiasi penyelenggaraan workshop dan sosialiasi pertanian organik yang dilanjutkan dengan praktek pembuatan pupuk organik cair yang diselenggarakan oleh Fortegif.
“Terimakasih buat Fortegif dan PT. Pegadaian yang memilih Kelompok Tani Lebak Subur sebagai objek pelaksanaan workshop pertanian organik dan praktek pembuatan pupuk organik cair, kegiatan ini sangat banyak manfaatnya bagi kami,” tutup Budi. n








