Mengganggu Aktivitas Pekerja, Kontraktor Desak Relokasi Tiang Listrik Jalan Enggram Dipercepat

142
Terlihat tiang listrik dan kabel melintang di akses menuju Jalan Enggram.

Sawangan | jurnaldepok.id
Pimpinan proyek pembangunan Jalan Enggram dan Jalan Pemuda Sawangan, Sitorus meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok agar mendesak pihak PLN dan provider Optik untuk segera memindahkan tiang tiang yang masuk dalam area pembangunan jalan sebab keberadaan tiang listrik dan tiang optik tersebut sangat mengganggu pelaksanaan pekerjaan.

Demikian diungkapkan Sitorus saat memantau pelaksanaan pekerjaan Jalan Enggram di wilayah RW 06, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Selasa (11/08/26).

“Ya, keberadaan tiang listrik dan tiang kabel Optik yang belum dipindahkan jelas sangat mengganggu kelancaran pekerjaan yang kami laksanakan, oleh sebab itu kami minta Dinas PUPR dapat kiranya mendesak pihak terkait untuk segera merelokasi tiang tiang yang masuk dalam area proyek,” pinta Sitorus.

Dia menambahkan, jumlah tiang listrik dan tiang kabel Optik yang sudah di relokasi baru mencapai 50 persen dan sisanya sampai saat ini belum dikerjakan lagi.

“Jumlah tiang listrik yang masuk areal proyek sebanyak delapan tiang dan baru empat tiang yang dipindahkan begitu juga dengan tiang optik baru separoh yang direlokasi,” imbuhnya.

Saat dikonfirmasi progres hasil pekerjaan proyek, Sitorus mengatakan saat ini progres pekerjaan sudah mencapai 34 persen dan di mengaku sangat optimistis pada awal bulan September progres pekerjaan proyek Jalan Enggram dan Jalan Pemuda bisa mencapai diatas 50 persen.

“Saat ini progres hasil pekerjaan sudah masuk diangka 34 persen, mudah mudahan kondisi cuaca tetap bagus dan kami sangat optimis awal bulan depan progres pembangunan sudah mencapai lebih dari 50 persen,” tegas Sitorus.

Untuk memastikan pencapaian target pekerjaan, pihak nya akan terus menyesuaikan pengerahan jumlah pekerja dalam setiap tahap pekerjaan.

“Sekarang ini jumlah pekerja yang kami turunkan sebanyak 62 orang dan jumlah itu bisa bertambah dan bisa berkurang disesuaikan dengan sesi atau tahapan pengerjaan proyek,” pungkasnya. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here