Baru Terjadi di Era Supian-Chandra, Banjir Bulak Barat Diatasi Besar-besaran

41
Terlihat sebuah alat berat saat melakukan normalisasi Kali Pesanggrahan.

Cipayung | jurnaldepok.id
Banjir di wilayah Cipayung dan Pasir Putih Kecamatan Sawangan mulai surut pasca dilakukan normalisasi Kali Pesangrahan oleh Pemerintah Kota Depok dibawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Hal tersebut semakin menunjukkan komitmen kuat pemerintah dibawah kepemimpinan Wali-Wakil Wali Kota Depok, H. Supian Suri-Chandra Rahmansyah untuk melakukan perbaikan dikawasan tersebut setelah bertahun-tahun banjir di Bulak Barat tak diperhatikan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, banjir yang terjadi selama tiga tahun akhirnya mulai surut. Air yang biasanya menggenangi akses jalan Cipayung-Pasir Putih saat ini mulai surut dan kering. Sementara itu dua alat berat masih berada di lokasi untuk melakukan normalisasi Kali Pesangrahan.

Ketua RT 04/RW 08 Bulak Barat, Kelurahan Cipayung Effendi, mengatakan surutnya banjir terjadi setelah dilakukan normalisasi sungai di lokasi. Warga pun bersyukur karena akses yang sebelumnya terputus akibat banjir mulai kembali terbuka.

Namun, jembatan di lokasi masih belum dapat dilintasi karena kondisinya dipenuhi lumpur setelah proses pengerukan. Alat berat juga masih berada di lokasi untuk melanjutkan pekerjaan. Effendi memperkirakan jembatan baru bisa kembali dilalui sekitar satu minggu ke depan, setelah proses pengerukan dan pembersihan selesai.

Sebelumnya, banjir yang berlangsung berbulan-bulan membuat kawasan Bulak Barat sempat disebut seperti “kampung mati” karena akses warga terganggu.

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok juga berencana membangun jembatan baru sebagai solusi jangka pendek, sekaligus melakukan pengerukan sungai dan revitalisasi jembatan untuk mengatasi persoalan banjir di kawasan tersebut. Warga berharap normalisasi sungai dan pembangunan jembatan dapat benar-benar membuat akses Cipayung-Pasir Putih kembali normal dan mencegah banjir berkepanjangan terulang.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro mengatakan, normalisasi Kali Pesangrahan masih dilaksanakan. Normalisasi dilakukan sebagai upaya mengatasi banjir yang kerap terjadi di sekitar Jalan Raya Pasir Putih dan kawasan TPA Cipayung. Ini menjadi perhatian serius Pemkot Depok.

“Pada tahap awal, penanganan difokuskan pada normalisasi sungai sepanjang kurang lebih 400 meter, disertai pembentukan kembali trase sungai agar lebih lurus dan memiliki penampang yang lebih optimal,” katanya, Selasa (11/8/2026).

Dia menjelaskan, saat ini lebar Kali Pesanggrahan bervariasi antara 4,5 hingga 12,5 meter. Melalui pekerjaan normalisasi, lebar sungai akan ditata menjadi sekitar 10 meter agar kapasitas aliran air meningkat.

Pekerjaan normalisasi ini didukung oleh lima unit excavator long arm PC200. Selain pembentukan trase sungai, elevasi dasar sungai juga akan disesuaikan agar aliran air lebih lancar.

“Dengan begitu, debit air yang dapat mengalir semakin besar dan diharapkan mampu mengurangi genangan di area jalan maupun jembatan yang selama ini terdampak,” jelasnya.

Yodi menambahkan, penanganan akan dilanjutkan hingga ke titik jembatan yang terdampak sehingga fungsi Kali Pesanggrahan dapat kembali optimal.

Wali Kota Depok, H. Supian Suri sebelumnya menyebut pemerintah daerah menyiapkan sejumlah langkah untuk menangani persoalan tersebut. Penanganan jangka pendek dilakukan dengan mengeruk sungai dan memperbaiki kondisi jembatan.

Supian mengatakan persoalan sampah menjadi salah satu hal yang perlu ditangani karena turut memengaruhi kondisi aliran air di kawasan tersebut.

“Masalah ini sudah bertahun-tahun, jadi pertama saya harus menyelesaikan masalah sampah utamanya dulu,” katanya.

Selain pengerukan sungai, Pemkot Depok berencana menaikkan dan merevitalisasi jembatan agar akses warga tidak kembali terganggu ketika terjadi peningkatan debit air. Pemerintah juga menyiapkan rencana pengelolaan sampah menjadi energi listrik yang ditargetkan mulai berjalan pada awal 2028. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here