TPS 3R Jalan Jawa Siap Olah 10 Ton Sampah jadi RDF

126
Petugas TPS 03 saat melakukan pemilahan sampah.

Margonda | jurnaldepok.id
Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Jalan Jawa, Depok Utara Kelurahan Beji siap mengolah 10 ton sampah perhari menjadi Refuse Derived Fuel (RDF).

Koordinator Unit Pengolahan Sampah TPS 3R Jalan Jawa Beji, Andriansyah mengatakan, proses revitalisasi hanggar UPS sudah selesai.

DLHK Kota Depok sebentar lagi punya fasilitas pengolahan sampah terbaru tepatnya ada di TPS 3R Jalan Jawa Kelurahan Beji Depok. TPS 3R ini direncanakan mampu mengolah sampah dengan kapasitas 10 ton per hari menjadi RDF. Sehingga dapat mengurangi sampah masuk ke TPA Cipayung.

“Sebelum beroperasi kami dan tim DLHK Kota Depok melakukan uji coba terhadap mesin pengolahan sampah untuk menilai kinerja mesin dan melakukan evaluasi sebelum ke tahap operasional full,” katanya, Kamis (26/2/2026).

TPS ini rencananya akan beroperasi full di akhir bulan Maret 2026 atau setelah hari raya Idul Fitri.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLHK Kota Depok, Reni Siti Nuraeni mengatakan, pihaknya melakukan uji coba fasilitas pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif atau Refuse Derived Fuel di TPS 3R Jalan Jawa.

Dia mengatakan fasilitas ini dirancang mampu mengolah sampah rumah tangga hingga 10 ton per hari.

“Fasilitas RDF ini menjadi bagian strategi kami untuk mengurangi beban TPA Cipayung sekaligus memanfaatkan sampah menjadi RDF,” katanya.

Reni menuturkan, sampah yang masuk akan dipilah terlebih dahulu. Material organik akan diproses menjadi kompos, sementara sampah anorganik dan residu akan dikonversi menjadi RDF.

“Konsepnya adalah sampah tidak lagi menjadi masalah, tapi menjadi solusi energi terbarukan,” ucapnya.

Kegiatan uji coba ini, menurut Reni, juga menjadi ajang evaluasi berbagai prosedur operasional sebelum fasilitas resmi beroperasi penuh pada akhir Maret 2026. Tim DLHK terus memantau kualitas RDF yang dihasilkan agar sesuai standar baku mutu bahan bakar alternatif.

Salah satu tantangan utama, adalah memastikan seluruh sampah yang masuk terpilah dengan baik. Jika ada sampah yang tidak sesuai standar, RDF yang dihasilkan bisa menurun kualitasnya.

“Oleh karena itu, edukasi masyarakat terkait pemilahan sampah tetap menjadi fokus kami,” jelasnya.

Pihaknya menargetkan, pengolahan sampah menjadi RDF bisa mengurangi kiriman sampah ke TPA Cipayung hingga 20 persen.

Ini sejalan dengan komitmen Pemkot Depok untuk menciptakan kota yang bersih dan ramah lingkungan. Selain pengolahan RDF, TPS 3R Jalan Jawa juga dilengkapi fasilitas pengomposan organik dan bank sampah.

Reni menegaskan, integrasi ketiga sistem ini akan menciptakan pengelolaan sampah yang efisien dan berkelanjutan.

“Kami berharap fasilitas serupa bisa diterapkan di wilayah lain Kota Depok, sehingga pengelolaan sampah tidak hanya terkonsentrasi di satu titik,” katanya.

Sampah yang diubah menjadi bahan bakar dapat digunakan untuk pembangkit listrik skala kecil atau industri, sehingga memberikan nilai ekonomi bagi kota. Dengan uji coba ini, DLHK Depok berharap warga semakin sadar bahwa sampah bukan sekadar masalah kota, tapi potensi energi dan ekonomi yang bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here