
Cilodong | jurnaldepok.id
Kecelakaan menyebabkan korban meninggal dunia terjadi dalam kurun waktu berdekatan. Dalam pekan ini, sudah dua orang yang nyawanya melayang akibat mengalami kecelakaan di jalan raya.
Peristiwa pertama dialami seorang wanita saat melintas di Jalan Raya Bogor, depan Terminal Jatijajar Kecamatan Cilodong. Saat itu korban diboncengi temannya. Motor yang dikendarai temannya menabrak jok angkutan kota (angkot) hingga korban terlempar ke kanan jalan dan terlindas bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).
Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Metro Depok, Iptu Pujiono dalam keterangan kepada wartawan mengatakan, peristiwa itu bermula saat angkot B 1081 UL sedang parkir di lajur kiri depan bengkel. Angkot tersebut sedang mengalami kendala teknis pada posisi jok.
“Pengemudi angkot meletakkan jok di badan jalan sisi kanan mobil dekat roda depan kanan,” katanya, Selasa (3/2/2026).
Pada saat bersamaan, melaju dari arah selatan menuju utara bus berpelat B 7375 VGA pada lajur kanan. Pengendara motor Genio berpelat F 6280 FIT yang membonceng korban melaju searah dengan bus. Saat hendak mendahului angkot, kaki korban menyangkut di jok angkot.
“Kaki kiri penumpangnya membentur jok sopir yang diletakkan di sisi kanan mobil angkot hingga membuat penumpangnya kehilangan keseimbangan duduk (tanpa disadari oleh pengemudinya),” ujarnya.
Pemotor kemudian mendahului bus dari sisi kiri. Diduga kehilangan keseimbangan, korban terjatuh dari motor. Nahas, korban lalu terlindas bus yang melaju dari arah belakang.
“Diduga karena korban kehilangan keseimbangan posisi duduk tersebut mengakibatkan korban terjatuh ke lajur kanan yang pada saat itu sedang melaju bus sehingga mengakibatkan penumpangnya terlindas roda depan kiri bus,” ungkapnya.
Korban dinyatakan meninggal dunia. Korban mengalami luka dalam di area dada hingga perut dan sempat dibawa ke Rumah Sakit PMI Kota Bogor.
Peristiwa kedua, seorang kernet berinisial RM tewas setelah tertabrak truk di Tol Cijago Km 44.850, Sukmajaya, Depok saat mengganti ban truk yang pecah.
Mulanya, mobil Mitsubishi Colt Diesel Light Truck F 8865 UK sedang berhenti di bahu jalan karena pecah ban belakang.
“Kemudian, pengemudi dan penumpang atau kernet turun dari mobil untuk mengganti ban cadangan dengan posisi pengemudi berdiri di sisi kiri mobil,” katanya.
Kernet berusaha melepaskan ban cadangan di bagian belakang tengah mobil. Kemudian, melaju dari belakang pada bahu jalan mobil Colt Diesel Light Truck D 8306 UE.
“Diduga karena pengemudi kurang konsentrasi, truk melaju membentur korban yang tengah mengganti ban,” tukasnya.
Kemudian, korban terdorong ke depan dan membentur bagian belakang dari mobil Mitsubishi Colt Diesel Light Truck F 8865 UK yang mengakibatkan penumpang atau kernet meninggal dunia di lokasi. n Aji Hendro








