Gunakan Data Berkualitas, BPS RI Dukung Kemajuan Pembangunan di Kota Depok

42
Inilah maket flyover Margonda yang akan segera dibangun Pemerintah Kota Depok.

Margonda | jurnaldepok.id
Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia memberikan dukungan atas kemajuan pembangunan di Kota Depok.

Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi mengatakan, dukungan juga diberikan pada seluruh daerah di Indonesia.

“Jadi, kami di BPS support sekali dengan kemajuan di Depok tentunya, di seluruh daerah di Indonesia kami dukung juga,” katanya saat menghadiri kegiatan Musrembang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Depok 2027 di Gedung Balaikota Depok.

Dia meminta kepada kepala BPS di Kabupaten/Kota, termasuk di Depok untuk mendukung perencanaan pembangunannya menggunakan data yang semakin berkualitas supaya keberhasilan pembangunan itu bisa dirasakan oleh masyarakat.

“Kami juga yang mengevaluasi kan capaian kinerjanya, karena kami kan menghasilkan angka tanpa intervensi dari pemerintah daerah, sehingga kami bisa memberitahukan mana saja kelemahan dan kelebihan yang selama ini sudah ada,” ujarnya.

Dukungan penuh juga datang dari Wali Kota Depok, Supian Suri yang mengajak seluruh perangkat daerah terlibat aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, demi data yang akurat dan berkualitas.

Dia menambahkan pada tahun ini, BPS melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 dimulai pada 1 Mei hingga 31 Juli.

“Melalui perencanaan berbasis data yang semakin kuat, masyarakat akan merasakan pembangunan yang lebih tepat sasaran mulai dari terbukanya lebih banyak lapangan kerja, penguatan UMKM agar lebih tahan terhadap gejolak ekonomi, hingga peningkatan kualitas layanan publik dan kesejahteraan,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Depok, Agus Marzuki menyatakan Sensus Ekonomi (SE) 2026 memiliki peran penting dalam menyediakan data dasar terkait seluruh aktivitas usaha di wilayah tersebut.

“Untuk itu, para pelaku usaha di Kota Depok diimbau untuk bersiap menghadapi pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026,” katanya.

Pendataan ini dilakukan oleh BPS Kota Depok sebagai bagian dari upaya menghimpun data ekonomi secara menyeluruh. Melalui Sensus Ekonomi 2026, kami ingin mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai struktur ekonomi.

“Data yang diperoleh nantinya digunakan sebagai acuan dalam penyusunan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil sensus ini tidak hanya bermanfaat bagi pemerintah, tetapi juga bagi pelaku usaha, akademisi dan masyarakat luas.

Data tersebut dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan, pengembangan usaha, hingga penelitian. Untuk itu, BPS Kota Depok mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan sensus.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Depok, Supian Suri menegaskan kembali visi “Depok Maju” yang telah disepakati bersama DPRD dan seluruh pemangku kepentingan.

Dengan jumlah penduduk lebih dari 2 juta jiwa dan keberagaman latar belakang, Depok disebut sebagai miniatur Indonesia yang memiliki potensi besar untuk berkembang.

Supian Suri menegaskan, keberhasilan pembangunan Depok tidak dapat dicapai tanpa kolaborasi semua pihak.

“Dengan semangat kebersamaan, komitmen, dan kolaborasi yang kuat, insya Allah Depok akan benar-benar maju,” katanya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here