
Sawangan | jurnaldepok.id
Sekitar 150 Kepala Keluarga di Jalan Jati Gg. Musholah Al Abror, RW 05, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Kamis (10/09/26) sore tampak antusias mengoptimalkan program bantuan air bersih yang didistribusikan oleh Polres, PDAM dan PMI Kota Depok dalam rangka membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Penyaluran bantuan air bersih dari Polres, PDAM dan PMI disambut baik oleh Camat Sawangan, H. Anwar Nasihin serta sejumlah tokoh masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi realisasi bantuan air bersih yang dilaksanakan oleh Polres, PDAM dan PMI Kota Depok, realisasi bantuan air bersih ini sangat membantu warga yang kekurangan air bersih, kegiatan ini sangat positif dan sangat bermanfaat,” ujar H. Anwar Nasihin yang diamini oleh Lurah Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Yanti Heryanti.

Ungkapan rasa syukur dan ucapan terimakasih juga disampaikan oleh tokoh muda Sawangan Baru, Maulana.
“Pendistribusian bantuan air bersih sangat berarti bagi warga yang terdampak kekeringan akibat kemarau berkepanjangan, terutama untuk keperluan Mandi, Cuci, Kakus (MCK), kami berharap kegiatan yang sangat positif ini dapat dilanjutkan untuk mengakomodir warga di wilayah lain yang juga mengalami kesulitan air bersih,” ungkap Maulana didampingi tokoh muda Sawangan Baru lainnya, Alfian.
Sementara itu Ketua RW 05, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Suryadi Robert mengatakan, pendistribusian air bersih dari Polres Depok, PDAM dan PMI menyasar pada warga di empat wilayah RT lingkup RW 05 yakni RT 03/05 sebanyak 40 KK, RT 04/05 sebanyak 30 KK kemudian RT 05/05 sebanyak 35 KK dan RT 06/06 sebanyak 45 KK.
“Sejak musim kemarau berkepanjangan melanda, cukup banyak warga di wilayah kami yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat menurunnya cadangan air bawah tanah, kami sangat berterimakasih kepada Polres Depok, PT. Tirta Asasta Depok selaku pengelola PDAM Depok dan Palang Merah Indonesia (PMI) Depok yang telah berkolaborasi mengadakan bantuan air bersih untuk warga kami,” pungkasnya. n Asti Ediawan








