Kemarau Panjang, Warga Parung Bingung Kesulitan Mendapatkan Air Bersih

318
ilustrasi

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Puluhan keluarga di wilayah kampung Parung Bingung, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru (RJB), Kecamatan Pancoran Mas, mulai merasakan dampak dari musim kemarau yang berkelanjutan.

Mansur salah satu warga RT 03/03, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru mengaku sudah sepekan sulit mendapatkan air untuk kebutuhan rumah tangga.

“Ya, sudah seminggu ini kami sulit mendapatkan air buat keperluan sehari hari karena air tak lagi mengucur dari kran air, kalaupun ada paling hanya mengucur dua sampai tiga menit saja, kondisi ini sangat terasa terutama saat kami menggelar resepsi pernikahan anak kami beberapa hari silam,” keluh Mansur.

Hal senada disampaikan Syamsuri yang juga sudah sepekan mengaku kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan Mandi, Cuci, Kakus (MCK).

“Kalau soal kebutuhan air minum enggak ada masalah karena kita bisa beli air mineral tapi untuk keperluan lain seperti mandi, mencuci pakaian dan peralatan rumah tangga serta kegiatan lainnya kami masih mengandalkan air Jetpump,” ungkap Syamsuri.

Setali tiga uang, Marsan warga setempat juga mengaku bingung menghadapi masalah masalah kekeringan akibat musim kemarau berkepanjangan.

“Untuk sementara kami masih berharap beberapa hari kedepan hujan mulai turun sehingga aliran air kembali lancar, tapi jika tidak ya terpaksa kami harus menggali lebih dalam sumur jetpump dengan menambah pipa paralon agar air kembali mengalir,” urai Marsan.

Menanggapi hal ini, Ketua RT 03/03, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru (RJB), Kecamatan Pancoran Mas, Taufiq Zajuli meminta warga untuk lebih bijak dalam menggunakan air.

“Dalam kondisi seperti ini saya berharap warga bisa menghemat penggunaan air dan tidak membuang buang air untuk keperluan yang tidak terlalu penting,” pungkasnya. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here