
Margonda | jurnaldepok.id
Angka pengangguran di Kota Depok saat ini mencapai sekitar 67- 70 ribu atau 6, 52 persen. Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah mengatakan itu saat membuka Job Fair 2026 di Detos Jalan Margonda Kecamatan Beji.
“Kemarin terjadi peningkatan pada tahun 2025 karena berbagai faktor seperti faktor dari ekonomi global, nasional dan lokal,” katanya, Selasa (4/8/2026).
Dalam upaya mengurangi angka pengangguran tersebut, kata dia, Pemkot Depok menggelar Job Fair.

“Lewat job fair upaya nyata dari Kami Pemkot Depok dalam upaya penyelesaian pengngguran di Kota Depok,” ujarnya.
Chandra mengungkapkan, Job Fair digagas Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok ini merupakan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Selain itu juga penurunan angka pengangguran sebagai peningkatan pembangunan di Kota Depok.
“Ini bagian dari upaya Pemkot Depok bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pekerjaan melalui program pelatihan kerja,” tukasnya.
Chandra menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Depok, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kota Depok mengalami peningkatan 0,25 persen. Tahun 2024 sebesar 6,27 persen menjadi 6,52 persen di tahun 2025.
Dalam hal ini, Chandra berharap, program Job Fair dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh seluruh peserta sehingga nantinya dapat diimplementasikan dalam dunia kerja atau usaha. Chandra juga akan memantau dan memastikan pelaksanaan program pelatihan kerja dapat memberikan manfaat dan dapat dirasakan secara nyata.
“Saya akan terus memantau pelatihan kerja ini untuk mengetahui dampaknya bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan para peserta,” ungkapnya.
Dia berharap agar Job Fair ini tidak dilakukan hanya satu kali dalam sekali.
“Kami dukung Job Fair jangan hanya sekali digelar dalam satu tahun, kalau bisa tiga bahkan lima kali dilaksanakan,” tambahnya.
Kegiatan bursa kerja tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai Selasa hingga Rabu, 4–5 Agustus 2026, pukul 10.00–16.00 WIB.
Pantauan di lokasi, antrean peserta tampak mengular panjang. Hingga kegiatan berlangsung, para pencari kerja masih terus berdatangan untuk mencari informasi dan melamar pekerjaan di sejumlah perusahaan yang berpartisipasi. n Aji Hendro.








