Kodim 0508/Depok Bersama Forkopimda Kembangkan Integrated Farming

8
Kodim 0508 Kota Depok bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mencanangkan Integrated Farming di Jalan Juanda, Kecamatan Sukmajaya.

Laporan: Aji Hendro
Kodim 0508 Kota Depok bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mencanangkan Integrated Farming di Jalan Juanda, Kecamatan Sukmajaya.

Dandim 0508/Depok, Kolonel Inf Ginanjar Wahyutomo kepada wartawan mengatakan, kawasan urban farming tersebut merupakan optimalisasi lahan tidur yang sebelumnya kurang produktif dan telah dirintis oleh pendahulunya.

“Ini sebenarnya hanya meneruskan program yang sudah diinisiasi sebelumnya,” katanya, Minggu (19/7/2026).

Lahan yang tadinya kurang produktif kemudian dimanfaatkan menjadi kawasan pertanian terpadu. Menurutmya, lahan pertanian di desa itu hal yang biasa.

“Akan tetapi kalau berada di tengah kota, di depan mal dan di samping jalan tol, lalu bisa dimanfaatkan untuk pertanian, tentu ini menjadi sesuatu yang luar biasa,” ujarnya.

Menurut Dandim, kawasan tersebut dikembangkan dengan konsep Integrated Farming
yang memadukan sektor pertanian, peternakan, dan pemberdayaan masyarakat.

Selain menjadi lokasi budidaya, area tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi dan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, Forkopimda, serta berbagai elemen masyarakat.

Pada tahap awal, lahan difokuskan untuk budidaya bawang merah.

Namun ke depan akan dikembangkan berbagai komoditas hortikultura lainnya seperti cabai, terong, dan kacang panjang secara bergantian.

“Hasilnya nanti akan dikelola kelompok tani agar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kodim hanya memfasilitasi dan memberikan edukasi sehingga masyarakat bisa membangun ketahanan pangan keluarga sekaligus menambah penghasilan,” tukasnya.

Dandim juga menegaskan, pihaknya akan terus mengembangkan lahan-lahan potensial lainnya di wilayah Kota Depok agar memiliki nilai tambah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah mengapresiasi inisiatif Kodim 0508/Depok dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah perkotaan.

“Pemerintah Kota Depok mengapresiasi Kodim 0508/Depok yang telah berinisiatif membangun ketahanan pangan bersama. Kami siap berkolaborasi dengan TNI dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengembangkan urban farming berbasis masyarakat karena lahan pertanian di perkotaan semakin terbatas,” katanya.

Chandra mengajak masyarakat memanfaatkan lahan kosong di lingkungan masing-masing untuk ditanami tanaman pangan yang dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami mengajak masyarakat memanfaatkan lahan yang dimiliki, sekecil apa pun, untuk ditanami cabai, tomat, bawang, terong, atau tanaman pangan lainnya. Dengan begitu, lahan menjadi produktif sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketahanan pangan kini telah menjadi bagian dari agenda strategis nasional menuju swasembada pangan sebagaimana dicanangkan Presiden Republik Indonesia.

Karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan mewujudkan kemandirian pangan.
Menurut Chandra, Pemerintah Kota Depok juga tengah mengembangkan program Smart Farming
bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO).

Kawasan Urban Farming Kodim 0508/Depok dinilai berpotensi menjadi salah satu lokasi percontohan pengembangan pertanian perkotaan berbasis teknologi.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremoni penanaman saja, tetapi terus berlanjut dan menjadi gerakan bersama masyarakat untuk memanfaatkan setiap lahan yang tersedia,” pungkasnya. n Aji Hendro.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here