Asyik….Jadi Salah Satu RSSG, Kini Masuk Sekolah SMP YKS Gratis!

102
Terlihat bangunan YKS yang berada di pertigaan Parung Bingung.

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Jajaran Pengurus Yayasan Kesejahteraan Sosial (YKS) dan praktisi pendidikan SMP YKS Parung Bingung mengaku sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang telah mengakomodir SMP YKS dalam program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) periode ke 2 yang ditetapkan oleh Wali Kota Depok, H. Supian Suri pada, Jumat (12/07/26).

Ketua Yayasan Kesejahteraan Sosial (YKS) Parung Bingung, Nanang Mahroja mengatakan, penetapan SMP YKS sebagai salah satu sekolah yang mendapat bantuan pembiayaan pendidikan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok jelas sangat membantu dalam bidang pengelolaan pendidikan di YKS Parung Bingung sebab lanjut dia sebagian besar siswa di SMP YKS berasal dari keluarga kurang mampu yang memang sangat membutuhkan bantuan pembiayaan.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena mulai tahun ini siswa yang masuk ke SMP YKS tidak perlu lagi membayar SPP karena biaya pendidikannya sudah ditanggung oleh Pemerintah Kota Depok, kami mendapat jatah biaya SPP untuk tiga rombongan belajar (rombel), terimakasih kami ucapkan kepada bapak Wali Kota yang telah memasukkan SMP YKS dalam program RSSG,” ujar Nanang Mahroja.

Ungkapan rasa syukur dan terimakasih juga disampaikan oleh Nasrulloh selaku Kepala SMP YKS.

“Kami berharap penetapan SMP YKS sebagai salah satu sekolah RSSG akan memberi dampak positif terhadap peningkatan jumlah siswa dan meringankan dalam pengelolaan pendidikan disekolah kami, terimakasih tak terhingga kami ucapkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang telah mengakomodir SMP YKS dalam program RSSG, ” urai Nasrulloh.

Sebagaimana diketahui pada hari Jumat (12/07/26) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok resmi meluncurkan fase kedua program sekolah swasta gratis (RSSG) yang meliputi 52 SMP / MTs dan 22 PAUD yang mengakomodir 3.600 siswa SMP / MTs dan 1.100 siswa PAUD sebagai wujud nyata kepedulian Pemerintah Kota Depok dalam membantu siswa dari keluarga kurang mampu sekaligus sebagai upaya mengatasi kekurangan daya tampung sekolah negeri. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here