Baru 2 Bulan Ditambal, Jalan Sawangan Permai Kembali Berlubang

288
Terlihat lubang menganga di Jalan Sawangan Permai.

Sawangan | jurnaldepok.id
Belum genap dua bulan ditambal sulam, kondisi ruas jalan Sawangan Permai mulai dari gerbang terminal bayangan Sawangan hingga depan Kantor Kelurahan Sawangan Baru kini kembali mengalami kerusakan parah bahkan lebih parah dari sebelum ditambal.

Kerusakan parah bidang jalan menuju kawasan Kelurahan Pasir tak pelak menjadi sorotan sejumlah kalangan terutama para pengguna jalan yang biasa melintas di ruas jalan tersebut dalam melaksanakan aktivitas.

Sanusi salah satu warga Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan menilai perbaikan kerusakan bidang jalan Sawangan permai dengan cara menambal sulam tidak akan menyelesaikan masalah sebab lahan yang diduduki konstruksi jalan Sawangan Permai tadinya merupakan lahan resapan air sehingga kadar air bawah tanah sangat tinggi yang bisa memicu percepatan kerusakan jalan.

“Kalau hanya ditambal sulam dipastikan tidak akan bertahan lama sebab kadar air dibawah badan jalan sangat tinggi sehingga konstruksi jalan cepat rusak,” tegas Sanusi.

Untuk meningkatkan daya tahan konstruksi jalan, Sanusi menyarankan agar pembangunan jalan Sawangan Permai disertai dengan pembenahan saluran air (Drainase) disisi ruas jalan guna mengurangi serapan air dibawah konstruksi jalan.

“Pertama badan jalan harus lebih tinggi dari areal sekitarnya dan jangan lupa sebelum bidang jalan di bangun, terlebih dahulu bikin saluran air (drainase) di sejajar ruas jalan guna mengurangi konsentrasi air tanah yang terdapat di bawah konstruksi jalan, itu harus dilakukan untuk meningkatkan daya tahan konstruksi jalan,” imbuhnya.

Pernyataan senada disampaikan oleh H. Widodo selaku Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan.

“Ya, kadar air bawah tanah di areal seputar jalan Sawangan Permai sangat tinggi, itu yang membuat konstruksi jalan cepat rusak, selain harus dibangun saluran air (Drainase) ketebalan konstruksi jalan harus ditambah,” pungkasnya. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here