
Sukmajaya | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, H. Supian Suri melantik sebanyak 360 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam upaya memperkuat layanan publik, khususnya dibidang pendidikan.
“Alhamdulillah, hari ini (kemarin,red) kita mendapat tambahan SDM baru. Ini menjadi penyemangat kami untuk terus berikhtiar melayani warga,” ujar Supian dalam sambutan pelantikan PPPK di Gedung Balai Rakyat, Depok II Tengah, Sukmajaya, Selasa (02/07/25).
Dari total 360 PPPK yang dilantik, sebanyak 309 orang merupakan tenaga pendidik, 20 tenaga teknis dan 11 lainnya tenaga kesehatan.

Supian menegaskan bahwa kehadiran para pegawai ini diharapkan mampu mendorong layanan masyarakat, terutama sektor pendidikan menjadi lebih maksimal. Terkait kemungkinan pengangkatan tenaga honorer menjadi PPPK ke depannya.
“Akan dipertimbangkan sesuai kebutuhan dan regulasi,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti potensi tenaga pendidik dari sekolah swasta untuk tetap mengajar di lembaga swasta, terutama yang tergabung dalam program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG).
“Kami berharap peluang PPPK juga bisa diberikan kepada mereka yang dari swasta, cukup mengajar di sekolah swasta tanpa harus ke sekolah negeri. Tanggung jawab kita bukan hanya pada sekolah negeri,” jelasnya.
Menurut Supian, secara anggaran hal ini memungkinkan karena alokasi APBD sudah disiapkan. Pemerintah Kota Depok, lanjut dia, berkomitmen untuk memaksimalkan pelayanan pendidikan melalui skema PPPK, baik penuh waktu maupun paruh waktu.
“Kebutuhan terhadap tenaga PPPK masih tinggi, baik di sekolah negeri maupun di rintisan sekolah swasta gratis,” katanya.
Pelantikan PPPK ini menjadi bagian dari langkah konkret Pemerintah Kota Depok untuk memperkuat sektor layanan dasar yang menyentuh langsung kehidupan warga, seperti pendidikan, kesehatan dan teknis Pemerintahan.
Selain itu, Supian menyampaikan inovasi lain dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, di antaranya rencana pengadaan program bimbingan belajar (bimbel) berbasis daring untuk mendukung siswa menghadapi ujian.
“Karena keterbatasan pendanaan, pola bimbelnya akan seperti online, nanti kami akan lelang ke pihak ketiga, misalnya platform seperti Ruangguru atau lainnya, agar anak-anak kita mendapatkan fasilitas belajar yang memadai,” terangnya.
Ia juga berharap, seluruh PPPK yang telah dilantik dapat bekerja dengan semangat melayani dan menghadirkan perubahan positif bagi warga Depok. n Aji Hendro








