Terancam Gagal, Dapur MBG Komplek Timah Cinere Ditolak Warga

89
Spanduk penolakan dapur MBG terpasang di bangunan Komplek Timah Cinere.

Cinere | jurnaldepok.id
Rencana pengadaan dapur untuk mengolah makanan bergizi gratis (MBG) di komplek Perumahan Timah Rt 02/06 Kelurahan Pangkalan Jati Baru (PJB), Kecamatan Cinere, terancam gagal.

Pasalnya, keberadaan dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah disetujui oleh Ketua RT dan RW setempat ternyata tidak mendapat restu dari warga. Bahkan warga sekitar sempat melakukan unjuk rasa menolak kehadiran dapur MBG karena dikhawatirkan akan mengganggu kenyamanan warga.

Iftida Yasar salah satu warga mengatakan, penolakan warga terhadap pengadaan dapur MBG di Komplek perumahan Timah dapat dimaklumi.

Sebab selama ini warga tidak pernah dimintai persetujuannya terkait pengadaan SPPG yang berada ditengah permukiman warga, sementara disisi lain warga khawatir keberadaan SPPG tersebut akan mengganggu kenyamanan warga.

Dia mengatakan, pada pertemuan mediasi yang diinisiasi oleh Yayasan Lebah Kreatif selaku pihak yang menaungi pengadaan SPPG tidak satupun warga yang hadir dan pertemuan itu hanya dihadiri oleh Ketua RT dan RW yang kemudian seolah mewakili seluruh warga lalu menyetujui pengadaan dapur MBG yang memanfaatkan sebuah rumah kosong.

“Perlu kami tegaskan bahwa tidak ada warga yang setuju bahkan warga jelas menyatakan keberatan atas rencana pengadaan SPPG didalam lingkungan perumahan Timah, penolakan itu sudah kami sampaikan pada aksi unjuk rasa pekan silam, bilamana pihak terkait tetap melanjutkan rencana pengadaan SPPG dilingkungan perumahan Timah, kami pastikan warga akan kembali demo dengan lebih ekstrem lagi,” ancam Iftida.

Saat dikonfirmasi terkait progres pengadaan dapur MBG di perumahan Timah, RW 06 Kelurahan Pangkalan Jati Baru (PJB), Abdul Haris salah satu pegawai Kantor Kelurahan setempat memperkirakan pengadaan SPPG di Komplek Timah tidak akan terlaksana alias Gagal Total.

“Info yang saya dapatkan, minggu ini akan ada lagi pertemuan membahas masalah itu, tapi kalau melihat kondisinya, saya pesimis dapat restu dari warga dan mungkin pengadaan SPPG itu tidak akan terealisasikan,” tutupnya. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here