Dukung Ketahanan Pangan, PLN Peduli UIT JBB Gelar Pelatihan Hidroponik

32
Antusiasme salah satu warga dalam mengikuti sesi praktik langsung yang dipandu oleh tim Swara Hijau Farming dalam kegiatan Pelatihan Hidroponik Kampung Tangguh Jaya Penggilingan.

Jakarta | jurnaldepok.id
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB) yang dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Pulogadung menyelenggarakan pelatihan hidroponik di Kampung Tangguh Jaya, RW 09 Penggilingan, Jakarta.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program PLN Peduli dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat perkotaan, di tengah tantangan urbanisasi dan keterbatasan lahan di perkotaan.

Pelatihan ini menghadirkan praktisi hidroponik dari Swara Hijau Farming, Endang yang memberikan materi dan bimbingan langsung mengenai teknik bertanam dengan sistem hidroponik. Metode ini dinilai sangat cocok diterapkan di kawasan padat penduduk dengan lahan terbatas.

Pelatihan ini juga menjadi salah satu langkah nyata dalam mengembangkan program ketahanan pangan berbasis lingkungan, yang mendorong masyarakat untuk memanfaatkan potensi lingkungan sekitar secara berkelanjutan dan ramah lingkungan guna menciptakan sumber pangan yang mandiri dan sehat.

Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang sebagian besar merupakan ibu rumah tangga di lingkungan RW 09 Penggilingan. Mereka mendapatkan pemahaman mulai dari pemilihan bibit hingga perawatan tanaman hidroponik.

General Manager PLN UIT JBB, Himmel Sihombing mengatakan, melalui pelatihan hidroponik ini, pihaknya ingin mendorong masyarakat agar lebih mandiri secara pangan dan memiliki keterampilan baru yang berpotensi menjadi sumber penghasilan tambahan.

“PLN tidak hanya menghadirkan listrik, tapi juga semangat pemberdayaan,” ujar Himmel.

Ketua RW 09 Penggilingan, Koiman juga memberikan apresiasi atas inisiatif ini.

“Kami menyambut baik pelatihan ini karena memberikan pengetahuan baru dan solusi nyata bagi warga kami. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan dan mendorong semangat bertani di tengah kota,” ungkap Koiman.

Dengan adanya pelatihan ini, PLN berharap semangat kolaborasi dan keberlanjutan terus tumbuh di tengah masyarakat. Ke depannya, program serupa akan terus digulirkan sebagai bagian dari kontribusi aktif PLN dalam menciptakan masyarakat yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here