
Margonda | jurnaldepok.id
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Rahman Pujiarto mengungkapkan hingga akhir pekan kemarin sudah ada beberapa nama yang mendaftar Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Tahun 2025 masih dibuka hingga 26 Juni 2025.
Rahman menambahkan, nantinya hasil seleksi administrasi akan diumumkan sesuai tahapan yang telah ditetapkan.
“Kami juga memastikan proses seleksi berjalan sesuai mekanisme dan terbuka untuk seluruh ASN yang memenuhi persyaratan. Sudah ada beberapa pelamar yang mendaftar,” ujarnya, kemarin.

Namun begitu, Rahman tak menyebutkan beberapa nama yang sudah mendaftar itu. Ia hanya menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun.
“BKPSDM Kota Depok berkomitmen menjalankan proses secara transparan dan bebas dari praktik percaloan. Kami ingin memastikan proses seleksi ini bersih. Tidak ada pungutan biaya, dan peserta diminta untuk berhati-hati terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan,” paparnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, seluruh informasi resmi mengenai perkembangan seleksi disampaikan secara berkala melalui tiga kanal utama, yakni https://asnkarier.bkn.go.id https://depok.go.id dan https://bkpsdm.depok.go.id
Proses seleksi akan berjalan melalui beberapa tahapan, mulai dari seleksi administrasi pada 30 Juni, uji kompetensi pada 2–3 Juli, pemeriksaan kesehatan pada 4 Juli, hingga presentasi dan wawancara pada 22 Juli 2025. Sedangkan pengumuman akhir dijadwalkan pada 28 Juli 2025, mendatang.
Bagi peserta yang membutuhkan informasi tambahan, dapat menghubungi Sekretariat Panitia Seleksi di Kantor BKPSDM Kota Depok, atau melalui narahubung Rina R. Novianti (0812 8763 3733) dan Shintya Febrinadewi (0821 2324 1977).
Rahman mengimbau agar seluruh peserta tetap aktif memantau jadwal seleksi dan tidak bergantung pada informasi dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami mengajak seluruh peserta untuk mengikuti proses ini dengan jujur dan profesional. Jangan mudah percaya dengan oknum yang mengaku bisa meloloskan. Semua hasil akan ditentukan murni dari kompetensi,” pungkasnya. n Aji Hendro








