HeadlinePemerintahan

Wali Kota Sebut Separator Margonda Akan Dibongkar, Ini Tanggapan Kadis DLHK

Bojongsari | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, Mohammad Idris berencana akan membongkar separator di ruas Jalan Margonda untuk keberlangsungan program parkir on the street.

Dengan adanya rencana tersebut, maka pepohonan dan taman yang berada di separator Jalan Margonda dipastikan akan tergusur.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Hj Ety Suryahati mengatakan, pihaknya belum mendapat tembusan terkait rencana itu.

“Kami belum tahu konsepnya seperti apa, karena belum dibicarakan kepada kami. Prinsipnya jika itu untuk kepentingan public silahkan, nanti pohon bisa digeser ke pinggir,” ujar Ety kepada Jurnal Depok, kemarin.

Dari itu, sambungnya, saat ini pihaknya tengah menggencarkan menanam pepohonan seperti Kamboja dan pohon pengganti lainnya.

“Tapi kami juga harus melihat titik mana saja, jangan sampai sudah ditanam dan sudah besar akan ditebang lagi,” paparnya.

Diakui Ety, hingga saat ini wacana tersebut belum tersampaikan melalui suatu dokumen kuat yang bisa menjadi pegangan.

“Meski menanam pohon di pinggir jalan, namun median jalan ini tetap dibutuhkan agar tidak terjadi kecelakaan. Kita lihat saja dulu konsepnya seperti apa,” ungkapnya.

Sebelumnya, untuk mencegah kendaraan parkir di trotoar Jalan Margonda, Pemerintah Kota Depok akan menerapkan Parkir On The Street.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan pembangunan parkir on the street dilakukan untuk menertibkan kendaraan agar tidak parkir di trotoar.

“Kami sedang kaji soal penertiban setelah pembangunan trotoar, khususnya soal parkir. Insya Allah parkir on the street ini akan dibangun di Margonda, ke depan Kartini dan GDC,” jelasnya.

Idris menyebut, konsekuensinya media jalan yang punya DLHK akan diperkecil, karena separator jalan akan dihilangkan.

“Karena untuk melebarkan jalan, separator juga akan dihilangkan untuk space buat tempat-tempat parkir. Jadi, nanti enggak ada jalur lambat jalur cepat,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button