
Cinere | jurnaldepok.id
Keberadaan Danau Cinere di Jalan Punak RW 04, Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere menjadi salah satu destinasi tempat wisata alam yang sangat potensial namun sayangnya pengelolaan kawasan danau belum maksimal sehingga belum banyak warga yang tertarik untuk sekedar mampir atau memanfaatkan kawasan itu sebagai tempat berwisata.
Kepada Jurnal Depok, salah satu pedagang rokok asongan, Sukiman yang biasa mangkal dilokasi dekat danau mengatakan suasana ramai dikawasan danau hanya terjadi pada hari Sabtu dan Minggu sedangkan untuk hari kerja kawasan danau minim pengunjung.
“Raminya kalau lagi hari libur aja, kalau hari biasa kayak gini sepi,” tutur Sukiman.

Ungkapan senada dilontarkan oleh Mimin pedagang kopi yang mangkal dipojokan Danau Cinere.
Dikatakan Mimin, dirinya tetap bertahan berjualan kopi dipinggir Danau Cinere mengandalkan pembeli dari kalangan pengguna jalan yang hanya mampir sebentar untuk beristirahat.
“Langganan saya kebanyakan tukang ojek online, kalau pengunjung jarang kecuali hari Sabtu dan Minggu itupun ramenya hanya pagi dan sore hari,” ujar Mimin kepada Jurnal Depok.
Terpisah, mantan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere, Edi Martono mengatakan bahwa pengembangan objek wisata air Danau Cinere cukup potensial hanya saja lanjut dia perlu penambahan sarana prasarana pendukung untuk kenyamanan pengunjung.
“Pengelolaan kawasan Danau Cinere belum maksimal hal itu dapat dilihat masih minimnya sarana prasarana pendukung yang dapat dipergunakan oleh pengunjung saat berada dilokasi seputar Danau,” imbuhnya.
Saat ditanya soal siapa yang berwenang melakukan pengelolaan kawasan Danau, Edi mengaku tidak begitu paham soalnya kata dia pada beberapa tahun lalu pengelolaan kawasan danau itu waktu itu memang masuk dalam program pembenahan yang sempat dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.
“Dulu sempat ada pembenahan kawasan itu oleh Pemkot Depok, tapi sekarang saya dengar pihak swasta yang mengelola, bagi kami warga siapapun pihak yang mengelola yang penting bisa memberi manfaat buat orang banyak,” imbuhnya.
Harapan yang sama disampaikan oleh Lurah Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere, Tarmuji.
Dikatakan Tarmuji, penataan kawasan Danau Cinere untuk tempat wisata cukup bagus, hanya saja lanjut dia memang perlu penambahan fasilitas tempat bersantai agar pengunjung merasa lebih betah saat berada dipinggir danau.
”
Di wilayah Cinere ketersediaan objek wisata sangat langka, untuk itu keberadaan Danau Cinere sangat bagus jika bisa ditata maksimal untuk tempat rekreasi dan penataannya harus lebih maksimal, paling enggak dipinggir Danau harus dikasih semacam tempat duduk yang nyaman agar pengunjung menjadi betah berlama lama di lokasi danau,” tukas Tarmuji.
Sementara Bayan, salah satu warga Kelurahan Cinere, Kecamatan Cinere mengaku sering mengunjungi kawasan Danau sekedar untuk menghilangkan penat dan menyejukkan pikiran.
“Kalau sore hari, saya sering nongkrong di pinggir danau itu, disana saya bisa nyantai sambil lihat gelombang air ditiup angin, sejuk juga kalau sore hari,” tutup Bayan. n Asti Ediawan








