HeadlineKesehatan

Ikuti Renja Dinas Kesehatan, Forum Anak Usulkan Pelayanan Rumah Sakit Dimaksimalkan

Laporan: Aji Hendro
Forum Anak Kota Depok mengusulkan pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah hingga Posyandu Remaja.

Usulan itu disampaikan saat Pelaksanaan Forum Rencana Kerja (Renja) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok tahun 2024.

Perwakilan Forum Anak Kota Depok, Nenden Aisha mengatakan, usulan program yang pertama ialah perbaikan pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) maupun Puskesmas dari saat registrasi pendaftaran hingga saat pemeriksaan.

“Dengan tujuan meminimalisir keluhan dan memaksimalkan keberadaan RSUD ataupun Puskesmas. Kedua adalah program pemerataan dan pengawasan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD), serta sosialisasi anemia bagi remaja putri. Tujuannya untuk mencegah terjadinya anemia dan komplikasi penyakit lain yang disebabkan kekurangan darah,” ujarnya.

Program usulan ketiga ialah menghadirkan program konseling untuk remaja dan pengoptimalan peranan Posyandu Remaja (Posmaja). Dengan tujuan kehadiran Posmaja, menjadi tempat bagi remaja untuk menyalurkan keluhannya guna menjaga kesehatan mental dan fisik dari remaja.

“Terakhir, usulan program dari kami adalah pemerataan fasilitas kesehatan di Kota Depok. Hal ini bertujuan agar lebih memudahkan masyarakat dalam menggunakan fasilitas kesehatan,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Mary Liziawati merumuskan empat prioritas kegiatan yang akan dikerjakan di tahun depan. Prioritas kegiatan tersebut meliputi percepatan penurunan stunting, surveilans berbasis masyarakat, penguatan layanan kesehatan primer dan rujukan serta keamanan pangan.

“Apa yang kami rumuskan tetap mengacu dari pusat, seperti percepatan program stunting, kami semua diarahkan untuk hal yang demikian. Kemudian tentang surveilans berbasis masyarakat itu juga salah satunya juga menunjang percepatan penurunan stunting didalamnya,” ungkap Mary.

Kemudian, sambungnya, penguatan layanan kesehatan primer dan rujukan berkaitan dengan upaya Dinkes Kota Depok dalam peningkatan kualitas layanan. Salah satunya dengan memfasilitasi seluruh Puskesmas maupun rumah sakit baik itu Sumber Daya Manusia (SDM) nya ataupun sarana dan prasarana (sarpras) dari layanan kesehatan.

“Sementara untuk keamanan pangan kami melakukan pembinaan Tempat Pengelolaan Pangan (TPP), sertifikat layak higiene bagi TPP dan sertifikasi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT),” ungkapnya.

Sementara itu, kata Mary, sepanjang tahun 2023 hingga 2024 Dinkes Kota Depok memilik lima program yang akan dijalankan dengan rumusan 21 kegiatan pada 260 sub kegiatan.

Antara lain program penunjang urusan pemerintah daerah kabupaten/kota, program pemenuhan upaya kesehatan perorangan dan upaya kesehatan masyarakat, program peningkatan kapasitas SDM Kesehatan, program sediaan farmasi, alat kesehatan dan makanan minuman dan program pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan.

“Untuk isu strategis kami ada tiga yang diangkat. Pertama adalah kemitraan, kedua adalah surveilans berbasis masyarakat dan ketiga adalah pelayanan kesehatan bermutu yang terintegrasi,” pungkasnya. n

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button