PUPR Siapkan Ground Breaking, Bulan Ini Proyek Jalan Enggram Siap Dieksekusi

83
Inilah gambar tiga dimensi yang dikeluarkan PUPR untuk Jalan Enggram Sawangan.

Margonda | jurnaldepok.id
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Yodi Joko Bintoro mengatakan, pihaknya menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan infrastruktur jalan tahun ini.

Pasalnya, volume jalan yang harus dipelihara oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok saat ini bertambah signifikan setelah adanya penyerahan status pengelolaan sejumlah jalan protokol dari pemerintah pusat dan provinsi.

Yodi Joko Bintoro mengatakan, tantangan utama saat ini adalah memastikan pemeliharaan jalan tetap maksimal di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang berjalan.

”Dinamika yang terjadi sekarang, pertama kita kemarin sudah bersurat dan sudah mendapatkan rekomendasi terkait dengan status jalan. Status jalan dari Juanda, Margonda, Arif Rahman, Nusantara, sampai Sawangan, sekarang sudah dikelola, sudah diserahterimakan kepada Depok. Tantangannya apa? Di tengah efisiensi ini, kita bisa memaksimalkan bagaimana pemeliharaan jalannya. Itu yang pertama,” katanya.

Kendati demikian, Yodi menegaskan bahwa pihaknya memastikan program-program pembangunan infrastruktur prioritas Wali Kota Depok tetap berjalan sesuai target. Salah satu proyek yang akan segera dimulai dalam waktu dekat adalah pembangunan Jalan Enggram.

”Yang kedua, kita juga sekarang sedang melakukan program-program prioritas dari Pak Wali. Kita bulan Juni awal nanti, kita sudah mulai groundbreaking Enggram, Jalan Enggram. Mudah-mudahan Sawangan Kubro dan Sawangan Sugro itu segera kita selesaikan, ya. Kemudian juga tahun ini juga, sedang pembebasan lahan, kita akan lakukan pelebaran simpang Parung Bingung,” ujarnya.

Yodi membeberkan, Pemkot Depok juga mengoptimalkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk melakukan intervensi cepat pada sejumlah titik krusial yang membutuhkan penataan dan pelebaran jalan segera.

“Di BTT ini juga Pak Wali mengarahkan pelebaran dan penataan jalan di Pasir Putih, kemudian di Cinere, dan nanti ke depannya juga kita coba lakukan dengan BTT terkait dengan Sawangan Permai dan Sawangan Village. Mungkin itu ke depannya,” tegasnya.

Sementara itu, Dinas PUPR melakukan normalisasi saluran di kawasan Pasar Musi, Kelurahan Abadi Jaya, Kecamatan Sukmajaya. Yodi mengatakan, normalisasi dilakukan untuk memperlancar aliran air sekaligus meminimalisir penyumbatan saluran.

“Normalisasi ini menjadi bagian dari upaya DPUPR dalam menjaga fungsi drainase agar tetap optimal, terutama di titik-titik rawan genangan,” ungkapnya.

Menurut dia, petugas di lapangan melakukan pengerukan sedimentasi, pengangkatan sampah, hingga pembersihan material yang menghambat aliran air di saluran Pasar Musi. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here