Siap-siap Lebaran Depok Digelar Lagi! Jangan Lewatkan Acara Ngubek Empang & Karnaval Budaya

566
Salah satu anggota KOOD Depok saat melakukan atraksi petasan di event Lebaran Depok.

Cilodong | jurnaldepok.id
Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD) bekerjasama dengan Pemerintah Kota Depok akan menggelar event Lebaran Depok 2026.

Ketua Panitia Lebaran Depok 2026, H. Hamzah kepada Jurnal Depok mengatakan, Lebaran Depok 2026 akan dimulai dari tanggal 5-9 Mei 2026.

“Pada Tanggal 5 Mei akan dilakukan pembukaan dengan agenda Ngubek Empang yang dilaksanakan secara serentak dari Kecamatan Tapos, Cipayung dan Bojongsari,” katanya, Kamis (2/4/2026).

Saat ini, kata dia, kepanitian Lebaran Depok sudah dibentuk. Dirinya terpilih sebagai ketua atas kesepakatan seluruh unsur yang terlibat.

“Saya dipilih menjadi ketua panitia oleh seluruh unsur. Kemarin yang hadir dari unsur pemerintah, dari unsur DPRD, KOOD, lalu Kepolisian, TNI, itu hadir semuanya,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut akan disajikan unsur seni budaya hingga penampilan dari sejumlah pihak.

“Hari ini kami sudah membuat sebuah proposal dimana kegiatannya seni budaya, penampilan-penampilan seperti tahun yang lalu,” tukasnya.

Hamzah menuturkan, Lebaran 2026 akan berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun ini, kegiatan akan lebih padat tentang budaya, termasuk Budaya Betawi.

“Bagaimana Budaya Nusantara itu akan kita tetap tampilkan. Juga Lenongan masih tetap ada,” ungkapnya.

Nanti akan ada penampilan tari-tarian dari seluruh Nusantara. Selain itu juga akan ada hiburan untuk masyarakat.

“Rencananya kita akan menampilkan band ternama, yang belum bisa kami sebutkan. Kami khawatirnya karena kontraknya belum dibuat,” bebernya.

Di Lebaran Depok juga ada edukasi tentang budaya Depok, makanan Depok keseharian orang Depok dulu.

“Misalnya seperti tradisi Rantangan, Ngaduk Dodol, terus Nyuci Perabotan. Semuanya itu nanti akan ditampilkan,” katanya.

Hamzah menuturkan, seni budaya itu akan dikenalkan oleh siswa-siswa. Nanti juga akan dilibatkan guru dalam Pawai Budaya.

“Maka pada Pawai Budaya kita mengundang guru-guru sekolah untuk ikut memberikan Pawai Budaya di hari penutupan yang akan kita rangkai pada kali itu,” tambahya.

Rencananya, Lebaran Budaya Depok akan diajukan sebagai kurikulum di sekolah-sekolah Depok.

“Kita tetap usulkan dan mudah-mudahan ini bisa direalisasikan oleh Pak Wali, disetujui supaya kurikulum ini bisa masuk kurikulum kebudayaan Depok,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here