
Margonda | jurnaldepok.id
Ghathafan Raziq Yulamlam, santri Pondok Pesantren Al Hamidiyah menjadi calon jemaah haji termuda asal Depok. Raziq baru saja berusia 16 tahun. Ia berangkat ke Tanah Suci untuk menjalankan ibadah haji menggantikan ayahnya yang meninggal.
Raziq mengaku bersyukur dapat melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci. Ayahnya telah wafat dua tahun lalu.
“Ayah saya meninggal dua tahun lalu dan saya menggantikan,” katanya, Kamis (23/4/2026).

Raziq berharap, ibadah di tanah suci yang akan dilaksanakan berjalan lancar dan menjadi haji yang mabrur.
Ia juga berharap agar dirinya selalu sehat dan dilancarkan segala urusannya, serta berpesan agar keluarga tidak perlu terlalu rindu karena ia akan segera pulang.
Sebelum hari keberangkatan, Raziq mengaku rutin mengikuti kegiatan manasik setiap minggu, menyiapkan barang bawaan dan pakaian.
“Tanggal 3 Juni insya Allah pulang ke Indonesia lagi,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Depok Supian Suri berdoa agar seluruh jemaah haji diberikan kelancaran. Supian mengimbau agar jemaah tidak sungkan untuk meminta tolong kepada pembina kloter jika menemukan kendala saat beribadah.
Supian meminta agar panitia yang diberikan amanah untuk memberikan pelayanan terbaik dan sepenuh hati kepada para jemaah.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Depok, Fauzan mengatakan, total jemaah haji asal Depok tahun ini mencapai 2.423 orang yang terbagi ke dalam enam kloter.
“Alhamdulillah Kota Depok dari 2.423 jemaah terbagi di enam kloter. Gelombang pertama tiga kloter dan gelombang kedua tiga kloter,” katanya.
Ia menjelaskan untuk gelombang pertama, jemaah Depok masuk Kloter 2 JKS, Kloter 6, dan Kloter 12. Sedangkan gelombang kedua masuk Kloter 18, Kloter 21, dan Kloter 26.
Menurut Fauzan, sebagian besar kloter diisi penuh oleh jemaah asal Kota Depok, kecuali salah satu kloter yang bergabung dengan daerah lain.
Terkait kondisi di Timur Tengah, Fauzan memastikan situasi masih aman berdasarkan informasi resmi yang diterima pemerintah.
“Kami menerima informasi dari Wakil Menteri Haji yang mendapat konfirmasi dari Pemerintah Saudi Arabia bahwa kondisinya masih relatif aman,” katanya.
Kondisi kesehatan jemaah Depok secara umum dalam keadaan baik menjelang keberangkatan. Meski demikian, ia mengingatkan para jemaah untuk tetap menjaga stamina karena rangkaian ibadah haji membutuhkan kondisi fisik prima.
“Kami sangat berharap seluruh jemaah bisa memperhatikan kesehatan, banyak menggunakan waktu untuk istirahat maksimal,” katanya. n Aji Hendro








