
Limo | jurnaldepok.id
Lurah Meruyung, Kecamatan Limo, Asep Suherman berharap dibangunnya hanggar Greenhouse sebagai sarana pendukung program Urban Farming dapat menjadi wadah percontohan bagi para petani dan pegiat tanaman produktif dalan upaya mengembangkan usaha bercocok tanam dengan lahan terbatas.
Demikian diungkapkan Asep Suherman usai meninjau dimulainya pembangunan hanggar greenhouse program Urban Farming di kawasan Perumahan Cinere Residence RW 05, Kelurahan Meruyung, kemarin.
“Kami sangat mengapresiasi langkah nyata yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam hal ini Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) membangun hanggar Greenhouse di wilayah kami, harapan saya semoga keberadaan hanggar Greenhouse ini nanti dapat menjadi pusat tempat belajar warga yang mengembangkan usaha bercocok tanam khususnya para petani di Kelurahan Meruyung,” papar Asep Suherman.
Sementara, Anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Zainal meminta kepada PT. Muda Bina Sejahtera selaku kontraktor pelaksana pembangunan hanggar Greenhouse dapat menyelesaikan pekerjaan proyek hanggar Greenhouse tepat waktu sehingga awal tahun depan fasilitas penunjang program Urban Farming sudah dapat dioperasionalkan.
“Jika melihat dipapan proyek, pembangunan Hanggar Greenhouse yang menyerap anggaran APBD sebesar Rp 335 juta akan selesai dalam kurun waktu 75 hari kalender, artinya sebelum akhir tahun pembangunan hanggar harus sudah rampung dan siap difungsikan, kami berharap selain dikerjakan sesuai bestek, kontraktor juga bisa menyelesaikan pembanguan hanggar ini tepat waktu,” tutup Zainal. n Asti Ediawan








