
Margonda | jurnaldepok.id
Puluhan kendaraan yang terparkir sembarangan digembok dan dikempeskan bannya oleh petugas gabungan. Tim yang melakukan operasi terdiri dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Satlantas Polres Metro Depok, Satpol PP Kota Depok dan Garnisun Kota Depok.
Sekretaris Dishub Kota Depok, Aan Syurahman dalam keterangannya mengatakan, tim gabungan menggelar operasi penertiban parkir liar di wilayah Margonda, Beji dan Kecamatan Cinere.
Dia menambahkan, melalui giat pengawasan dan penindakan parkir liar petugas mengambil tindakan tegas berupa penggembokan roda bagi kendaraan roda empat serta cabut pentil, pengempesan ban bagi kendaraan roda dua yang memarkirkan kendaraannya di area larangan parkir maupun di atas trotoar.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban lalu lintas serta memastikan fungsi badan jalan dan fasilitas umum dapat digunakan sebagaimana mestinya oleh seluruh masyarakat.
“Trotoar adalah hak pejalan kaki, bukan tempat parkir, mari bersama kita wujudkan Kota Depok yang lebih tertib dan taat aturan lalu lintas,” katanya, Rabu (30/9/2026).
Dari hasil penindakan, ada sekitar 29 kendaraan roda dua dikenakan sanksi pengempesan ban atau cabut pentil. Kemudian ada lima mobil yang dikenakan sanksi penguncian roda.
“Selain penindakan tegas, anggota kami juga memberikan himbauan langsung kepada para pengendara serta melakukan pendekatan persuasif kepada juru parkir (jukir) di lokasi,” ujarnya.
Hal itu dilakukan agar turut mengarahkan kendaraan ke kantong parkir resmi dan menjaga kelancaran lalu lintas bersama. Dishub menghimbau agar pengendara bermotor untuk tertib berlalu lintas dan mematuhi peraturan lalu-lintas.
“Mari tingkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam berlalu lintas demi kenyamanan Kota Depok. Parkirlah kendaraan anda di lokasi parkir resmi yang telah disediakan,” tegasnya.
Sementara itu salah satu warga, Ahmad menyambut baik dillaksanakannya penertiban kendaraan bermotor yang parkir tidak pada tempatnya.
“Kalau bisa ada petugas yang berpatroli menghalau adanya kendaraan yang parkir sembarangan,” katanya. n Aji Hendro








