
Sawangan | jurnaldepok.id
Pelaksanaan pekerjaan pembangunan Jalan Enggram dan Jalan Pemuda di wilayah RW 05 dan 06, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan sedikit banyaknya berdampak terhadap kelangsungan usaha yang berlokasi di sekitar ruas jalan tersebut.
Salah satu kegiatan usaha yang terdampak terhadap pengerjaan pembangunan Jalan Enggram dan Jalan Pemuda adalah Rumah Makan Saung Tiga yang terletak di pinggir ruas Jalan Pemuda Rw 06, Sawangan Baru yang mengalami penurunan omzet dikarenakan para calon pengunjung menemui kendala akses jalan menuju lokasi rumah makan.
Kepada Jurnal Depok, pengelola RM Saung Tiga, Syaripudin mengatakan sejak pekerjaan pelebaran Jalan Enggram dan Jalan Pemuda dimulai pada 17 Juni silam, omzet RM Saung Tiga mengalami penurunan 30 hingga 40 persen.

Hal ini disebabkan banyak pelanggan terutama yang menggunakan kendaraan roda empat tidak jadi datang ke Saung Tiga lantaran akses jalan ditutup oleh pihak kontraktor dan untuk meminimalisir penurunan omzet usaha, pihaknya menyiapkan lokasi khusus untuk lahan parkir dan melakukan penjemputan kepada konsumen dari lokasi parkir sementara yang agak jauh dari areal parkir yang biasa digunakan.
“Ya, kalau dipukul rata penurunan omzet di RM Saung Tiga mencapai 30 hingga 40 persen bahkan sejak akses jalan ditutup kami terpaksa menolak lima orderan event dengan estimasi 800 pengunjung dan untuk mensiasati kecenderungan menurunnya omzet, kami menugaskan 5 orang berjaga di gerbang Jalan Enggram dan Jalan Pemuda mengantarkan para pelanggan ke areal parkir sementara sekaligus memandu para pelanggan menuju lokasi rumah makan kami,” papar Pudin sapaan Syaripudin.
Meski mengaku omzet usahanya menurun hingga 40 persen, namun Pudin mengaku ikhlas dan tetap mendukung kebijakan Pemerintah Kota Depok dalam upaya mengurai kemacetan dan menghidupkan kegiatan usaha warga di kawasan Jalan Raya Sawangan.
“Enggak apa apa kalaupun sekarang omzet restoran kami turun karena memang kondisinya akses jalan sedang dibangun,” imbuhnya, n Asti Ediawan








