Aduh…Trotoar Jalan M Jasin Dikuasai Pedagang Kaki Lima

2
Terlihat trotoar Jalan M Jasin ditutup oleh tenda PKL.

Cimanggis | jurnaldepok.id
Trotoar di Jalan M Jasin, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, dikuasai pedagang kaki lima (PKL) dan dijadikan lahan parkir motor.

Berdasarkan pantauan, trotoar di Jalan M Jasin dari arah Jalan arah Barat atau Margonda hingga ke pertigaan lampu merah Kelapa Dua hampir dipenuhi PKL.Bangunan bermaterial kayu digunakan para pedagang untuk membuka usaha, mulai dari warung kopi, rumah makan, penjual duplikat kunci, hingga menjual buah-buahan.

Bahkan, ada beberapa PKL yang sengaja membuat kursi dan meja dari bambu untuk digunakan pembeli saat makan di tempat atau di atas trotoar.

Tak hanya itu saja trotoar di lokasi tersebut juga dijadikan bengkel las ketok bodi mobil. Jika dilihat, tidak ada ruang untuk para pejalan kaki melintasi trotoar tersebut sehingga mau tak mau warga yang melintas terpaksa harus berjalan di bahu jalan.

Salah satu warga, Jasmin mengatakan, sudah seharusnya trotoar dapat digunakan sesuai dengan fungsinya, yaitu sebagai jalur aman bagi pejalan kaki. Namun, keberadaan PKL yang semakin menjamur di area tersebut mengakibatkan trotoar beralih fungsi menjadi lokasi usaha.

“Jika terus dibiarkan, PKL merasa memiliki hak untuk terus berjualan di area yang seharusnya menjadi jalur aman bagi pejalan kaki,” katanya, Kamis (2/7/2026).

Menurutnya, perlu ada tindakan tegas dari pihak berwenang untuk menertibkan PKL yang menggunakan trotoar sebagai tempat berjualan.

“Harus ada penindakan, karena kalau didiamkan saja ya PKL ngerasa dia benar kalau trotoar itu jadi lapak dia berjualan,” ujarnya.

Dikatakan, keberadaan PKL di trotoar memang menjadi dilema tersendiri. Di satu sisi, pedagang berjualan untuk mencari nafkah, tetapi di sisi lain, penggunaan trotoar yang tidak sesuai fungsinya merugikan pejalan kaki dan pengguna jalan lainnya.

Dia berharap, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bisa koordinasi dengan instansi terkait agar pedestrian itu bisa ditata lebih baik lagi. Dia sangat menyayangkan revitalisasi trotoar di Jalan M Jasin menggunakan APBD hanya digunakan untuk jualan PKL.

“Harapannya harus selalu ada pihak-pihak yang standby disana, mau itu dari Satpol PP, Dishub atau polisi sekalipun, karena kondisinya krodit banget,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Kabid Trantibum) Satpol PP Kota Depok, Agus Mohammad saat dikonfirmasi menegaskan, pihaknya sudah melakukan patroli dan mengimbau kepada para PKL agar tidak berjualan di trotoar.

“Kami juga mengimhau kepada Pihak Kelurahan dan Kecamatan setempat untuk bergerak menertibkan PKL yang berjualan di atas trotoar,” katanya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here