Berlangsung Meriah, Lebaran Kukusan Momen Jaga Warisan Budaya

70
Terlihat warga Kukusan saat membawa rantang di acara Lebaran Kukusan.

Beji | jurnaldepok.id
Masyarakat di Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji tumpah ruah saat menghadiri acara Lebaran Kukusan di Lapangan Persik.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kukusan, Beji Syaifudin mengatakan, even ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus menjaga warisan budaya di tengah arus modernisasi.

Lebaran Kukusan sudah digelar empat kali dan selalu sukses menarik antusias masyarakat.

“Ribuan warga, baik dari dalam maupun luar wilayah Kukusan, turut berpartisipasi dalam kegiatan yang sarat nilai kebersamaan ini,” katanya, Minggu (12/4/2026).

Dikatakan, kegiatan ini bukan sekadar perayaan, melainkan ruang untuk memperkuat hubungan sosial antarwarga, terutama masih dalam suasana Idulfitri.

“Alhamdulillah, Lebaran Kukusan sudah berjalan tiga kali dan pekan ini akan kembali dilaksanakan untuk yang keempat kalinya. Kami mengajak masyarakat, baik dari wilayah Kukusan maupun luar wilayah, untuk ikut meramaikan,” ujarnya.

Ia berpandangan, tingginya partisipasi warga menjadi bukti kuat bahwa nilai kebersamaan dan gotong royong masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat.

“Ini menjadi momen untuk menyambut warga yang kembali dari kampung halaman. Sekaligus mempererat silaturahmi di antara warga,” tambahnya.

Lebaran Kukusan juga identik dengan tradisi berbagi makanan dan kegiatan nyorog, yakni membawa hidangan sebagai bentuk penghormatan dan kepedulian terhadap sesama. Tradisi ini dinilai sebagai nilai luhur yang perlu terus dilestarikan.

“Termasuk rasa kebahagiaan, kehadiran, serta empati antarwarga, seperti berbagi makanan kepada tetangga. Ini yang menjadi kekuatan tradisi kita,” ungkapnya.

Di lokasi sama, Lurah Kukusan Kholifah menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok atas dukungan fasilitas publik yang turut menunjang terselenggaranya kegiatan tersebut dengan baik.

Kholifah berharap, semangat kebersamaan yang terbangun melalui Lebaran Kukusan dapat terus diwariskan kepada generasi muda, sehingga tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

“Ayo, kita dukung Lebaran Kukusan sebagai wujud kebersamaan dan pelestarian budaya,” katanya.

Dengan semangat kebersamaan yang kuat, Lebaran Kukusan tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga simbol hidupnya nilai gotong royong dan identitas budaya lokal di tengah masyarakat Depok.

Di lokasi sama, Wali Kota Depok, Supian Suri mengapresiasi kepada warga Kukusan yang sudah mau melestarikan budaya Kota Depok.

“Tadi kami lihat ada ibu-ibu yang nenteng rantangan biasanya isinya lauk-pauk makanan,” katanya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here