
Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Puluhan bidang tanah dan bangunan berlokasi di Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas, akan terkena proyek pelebaran Jalan Raya Sawangan
Lurah Rangkapan Jaya Baru, Wahyu Syahadat kepada wartawan mengatakan, ada sekitar 50 bidang tanah dan bangunan yang terkena pelebaran Jalan Raya Sawangan.
“Data yang kami masuk untuk wilayah saya Rangkapan Jaya Baru ada sekitar 50 bidang,” katanya, Selasa (10/3/2026).

Dia menambahkan saat ini pihak panitia pembebasan masih terus melakukan pendataan dan invetarisasi bidang yang terkena pelebaran jalan Raya Sawangan. Sementara itu berdasarkan pantauan di lapangan bangunan di Jalan raya Sawangan sudah ditandai dengan tulisan P2T dengan plyok berwarna merah.
Sebelumnya, Wali Kota Depok, Supian Suri mengatakan, pelebaran Jalan Raya Sawangan menjadi fokusnya tahun ini. Dengan menyiapkan anggaran sekitar Rp 100 miliar untuk pelebaran Jalan Raya Sawangan.
“Jalan Raya Sawangan, itu kita akan bebaskan, sudah terlokasikan itu sementara ini Rp63 miliar dan akan ditambahkan kembali sesuai dengan kebutuhan, lebih kurang Rp110 miliar,” katanya.
Rencananya, Right of Way (RoW) adalah 24 meter dengan panjang sekira 3 KM. Pembangunan direncanakan mulai Juli 2026.
“Ya lebar dan panjang Jalan Sawangan tadi antara mulut Engram-Pemuda sampai dengan exit Tol Sawangan lebih kurang 2,3 KM. Tapi kan kiri-kanannya tadi RoW-nya kita 24 dan sambil juga nanti menata simpang Raya Keadilan,” ujarnya.
Pembangunan Jalan Raya Sawangan, tepatnya dari simpang Parung Bingung hingga Jalan Engram-Pemuda juga akan dibangun infrastrukturnya di tahun ini, termasuk ada pembangunan dua jembatan.
Pemerintah Kota Depok telah mengalokasikan dana Rp 40 miliar untuk pembebasan lahan di wilayah Sawangan, yang mencakup Jalan Pemuda dan Jalan Enggram.
“Ya alhamdulillah, Jalan Raya Sawangan, Jalan Pemuda, dan Jalan Enggram itu sudah kita bebaskan kurang lebih Rp 40 miliar. Dan kemarin memang ada tiga bidang yang belum bersedia, tapi alhamdulillah dari informasi terakhir sudah berkenan dengan pembebasan lahan yang kita lakukan,” ungkapnya.
Supian mengatakan, Pemkot Depok kini tinggal melakukan eksekusi fisik pelebaran jalan di Jalan Enggram dan Jalan Pemuda. Selain itu, pemerintah juga menargetkan pembebasan lahan lanjutan di wilayah Parung Bingung.
“Jadi saat ini kita tinggal eksekusi untuk fisiknya Jalan Enggram dan Jalan Pemuda. Di tahun 2026 ini juga sudah kita alokasikan anggaran hampir Rp 40 miliar. Ditambah tahun ini kita akan membebaskan lahan untuk jalan menuju Parung Bingung, itu kurang lebih Rp 60 miliar,” tutupnya. n Aji Hendro








