Jelang Libur Panjang, Petugas Temukan Ban Bus Pariwisata Pecah-pecah

59
Petugas gabungan saat melakukan ramp check terhadap bus pariwisata.

Bojongsari | jurnaldepok.id
Petugas gabungan Satuan Lalu-lintas (Satlantas) Polres Metro Depok dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok melakukan pengecekan armada bus wisata. Hasilnya, petugas menemukan ban bus dalam kondisi retak-retak.

Kepala Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Metro Depok, AKP Elly Pandiansari kepada wartawan mengatakan, pihaknya bersama Dishub dan Jasa Raharja Kota Depok melakukan Ramp Check angkutan di Perusahaan Otobus (PO) di Bojongsari.

Pengecekan ini dilakukan dalam rangka pemeriksaan Ramp Check Operasi Keselamatan Jaya 2026 di lakukan ke bus bus pariwisata yang biasa dipergunakan perjalanan luar kota.

“Dalam Operasi Keselamatan Jaya dan Menjelang Operasi Ketupat Jaya 2026 melakukan Ramp Check menyasar armada bus yang bisa dipergunakan untuk perjalanan jauh antar kota, antar propinsi,” katanya, Kamis (12/2/2026).

Elly menambahkan tujuan Ramp Check adalah untuk memastikan keselamatan para penumpang mulai dari pengecekan kelengkapan yang ada di bus termasuk dari rem, ban, lampu, wheaper, dan bagian lainnya.

Dari hasil pengecekan diketahui bahwa rata-rata kondisi bus sudah baik dan layak jalan. Bus pariwisata yang digunakan merupakan tahun produksi 2013 hingga yang terbaru.

“Akan tetapi tadi pada waktu diperiksa ada satu ban belakang bus sudah mulai pecah-pecah dan sopir penggunaan SIM yang tidak sesuai untuk umum,” ujarnya.

Dia menambahkan bagi pengelola PO Bus dengan adanya temuan ban yang sudah tidak layak pakai tersebut agar segera melakukan pergantian.

“Tujuan dari pelaksanaan Ramp Check agar menjaga keselamatan serta menimalisir resiko kecelakaan di jalan. Dengan keadaan kondisi bus prima, selama dalam perjalanan akan nyaman dan selamat,” tuturnya.

Sementara dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Kota Depok, Farid mengatakan, sebagai pelaksana teknis dalam angkutan umum pihaknya berkolaborasi dengan Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Depok untuk memastikan kendaraan PO Bus yang digunakan sudah aman apa belum.

“Kebetulan domisili KIR PO Bus yang kita Ramp Check ini ada di Tangerang ya. Jadi secara teknis saja kita lakukan Ramp Check memastikan bus yang dipergunakan tidak ada masalah selama dalam perjalanan. Keselamatan penumpang nomor satu yang perlu dijaga,” katanya.

Sementara itu, Operasional PO Bus di Bojongsari, Silmi mengatakan, dari total armada bus sekitar 300 unit berpusat di Tangerang Selatan rutin dilakukan perawatan.

Mulai dari pengujian pengendaraan bermotor armada bus rutin dilakukan dan mengikuti aturan dari Kementrian Perhubungan Darat.

“Untuk KIR kita dilakukan di daerah Tangerang Selatan. Karena perusahaan berpusat di Tangerang Selatan, untuk di Bojongssri sebagai cabang aja,” katanya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here