
Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok, Mazhab HM mengimbau kepada seluruh pengurus, kader dan simpatisan PPP untuk tidak bereuforia dalam melaksanakan perayaan malam pergantian tahun 2025/2026.
Demikian diungkapkan Mazhab saat dimintai pendapatnya soal tradisi perayaan malam pergantian tahun yang kerap diwarnai dengan berbagai aktivitas masyarakat yang kurang bermanfaat dan sebaliknya sering menimbulkan mudharat.
“Ya, sebagai pengurus partai berbasis Islam, kami berkewajiban untuk mengimbau khususnya kepada keluarga besar PPP dan umumnya kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak merayakan malam pergantian tahun secara berlebihan yang tidak bermanfaat bahkan berpotensi menimbulkan mudharat,” papar politisi senior partai berlambang Ka’bah.
Mazhab yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kota Depok berharap perayaan malam pergantian tahun baru di Kota Depok dapat dilaksanakan secara sederhana, tertib tanpa petasan sebagaimana imbauan yang telah dikeluarkan oleh Wali Kota Depok, Supian Suri dalam menyikapi perayaan natal dan tahun baru 2025/2026.
“Ya, Pak Wali Kota telah mengeluarkan maklumat yang disampaikan melalui aparatur pemerintah di seluruh wilayah Kota Depok agar tidak merayakan malam pergantian tahun secara berlebihan dan mengimbau tidak menyalakan petasan karena bisa menimbulkan bahaya,” imbuhnya.
Imbauan senada juga disampaikan oleh Sekretaris Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok, Ma’mun Pratama.
“Ada baiknya kita tidak berlebihan dalam merayakan malam pergantian tahun sebab saat ini masih banyak saudara saudara kita terutama di wilayah provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang masih merasakan duka akibat bencana banjir dan longsor yang melanda beberapa waktu silam,” papar Ma’mun.
Dia mengatakan bagi PPP momentum pergantian tahun akan dioptimalkan untuk merapatkan barisan dalam upaya membesarkan PPP agar bisa memberi manfaat lebih banyak lagi kepada masyarakat.
“Momentum tahun baru akan kami dijadikan tonggak kebangkitan dalam upaya meningkatkan simpati publik untuk bergabung di rumah besar PPP sebagai wadah memperjuangkan kepentingan masyarakat,” pungkasnya. n Asti Ediawan








