SPMB 2025 Bersih, Kasno: Yang Minta Wakil Wali Kota Mundur Sini Hadapi Saya!

274
Mantan Ketua LSM Kapok, Kasno saat menggandeng Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah dan Anggota DPRD Jawa Barat, Pradi Supriatna.

Margonda | jurnaldepok.id
Pelaksanan Seleksi Penerimaan Murid Baru atau SPMB tahun ajaran 2025-2026 dipastikan tidak ada praktik jual beli bangku bahkan titipan.

Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah mengatakan itu saat menghadiri Gebyar Muharan 1447 Hijriah di Masjid Baitul Kamal, Balaikota Depok.

“Masalah SPMB kemarin yang katanya ada OTT itu bukan dari panitia, kepala sekolah, ataupun operator. Itu murni ranah penipuan. Dia menipu orang tua murid, bukan menjual kursi sekolah,” katanya.

Ia menegaskan, bahwa setelah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, dipastikan tidak ada kursi yang dijual maupun dibeli.

“Sampai hari ini tidak ada praktik jual beli kursi di sekolah-sekolah negeri di Kota Depok. Teman-teman di lapangan sudah berkomitmen menjaga integritas ini. Arahan Pak Wali Kota pun jelas, kami jalankan dengan baik tanpa adanya titipan,” paparnya.

Chandra juga menanggapi pihak-pihak yang menyudutkan program SPMB dan membawa isu ini ke ranah politik. Menurutnya, semua pihak sebaiknya bersikap objektif dan mendukung pemerataan akses pendidikan.

“Kepada yang nyinyir, memutarbalikkan fakta, dan membawa masalah ini ke ranah politik, kami minta lihat secara objektif. Kalau memang ada yang mau saya mundur, datang dan bicara baik-baik, bukan dengan cara membodohi masyarakat dengan informasi yang tidak benar,” tegasnya.

Ia menambahkan, bahwa pihak berwenang sudah menangani kasus ini melalui PPNS Satpol PP.

“Yang terjadi adalah penipuan, bukan jual beli kursi. Tidak ada keterlibatan panitia SPMB dalam kasus ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut Chandra menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan bagi seluruh anak-anak di Kota Depok, termasuk rencana menghadirkan sekolah gratis bagi warga tidak mampu.

“Tidak boleh ada anak di Kota Depok yang tidak bersekolah karena tidak punya biaya. Ini adalah amanah sila kelima Pancasila, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Mari kita dukung bersama, bukan malah mencari kesalahan,” ujarnya.

Sementara itu mantan Ketua LSM KAPOK, Kasno menegaskan, jika memang mau bicara tentang praktik jual beli bangku sekolah, datang dan hadapi langsung.

“Jangan muter-muter. Kami dukung program ini bersama-sama, jangan malah menyuruh Wakil Wali Kota mundur, sini hadapi saya,” tegasnya.

Dikatakannya, Pemkot Depok telah menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pendidikan yang adil dan merata, demi masa depan generasi muda yang lebih baik. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here