Bangunan Tak Repersentatif, Wali Kota Minta Gedung Sekolah di Depok Direnovasi

84
Terlihat puing-puing ambruknya atap sekolah menutupi ruang kelas yang ambruk beberapa waktu lalu.

Margonda | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, H. Supian Suri mengatakan saat ini hampir sepertiga bahkan setengah konstruksi bangunan sekolah yang ada di Depok tidak layak dan representatif untuk digunakan kegiatan belajar mengajar.

“Berdasarkan data yang dimiliki, saya kemarin minta data ternyata hampir sepertiga dari gedung-gedung sekolah kita, bahkan hampir setengah gedung-gedung sekolah kita sudah tidak representatif,” katanya, Senin (03/03/25).

Supian meminta agar gedung-gedung sekolah yang tidak memadai, segera direnovasi atau dibangun kembali. Pasalnya, untuk meningkatkan kualitas pendidikan diperlukan sarana prasarana yang memadai.

“Jangan berharap kita punya kualitas pendidikan yang bagus, kalau sarana prasarana pendidikannya tidak mendukung,” ujarnya.

Supian juga meminta Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Nina Suzana untuk fokus menyelesaikan persoalan sarana pendidikan dalam waktu dekat.

Tak hanya itu, Supian juga meminta Dinas Pendidikan, camat, hingga lurah mengecek toilet di tiap sekolah dari tingkat SD hingga SMP.

“Harus bersih jadi sebelum ke sarana pendidikan gedungnya, saya minta toiletnya harus juga layak kalau memang harus diperbaiki,” paparnya.

Supian juga menginstruksikan agar seluruh toilet di gedung pemerintahan tetap dalam kondisi bersih dan layak. Ia memastikan akan melakukan inspeksi ke kantor kelurahan, puskesmas, dan fasilitas publik lainnya untuk memastikan kebersihan toilet tetap terjaga.

“Saya tidak mau ada toilet kotor di gedung pemerintah. Semua harus bersih, bagus, dan nyaman,” tegasnya.

Dikatakannya, instruksi ini sejalan dengan komitmen Pemkot Depok dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan fasilitas pendidikan.

Supian berharap, dengan perbaikan ini, lingkungan belajar di sekolah menjadi lebih nyaman dan mendukung peningkatan mutu pendidikan. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here