

Limo | jurnaldepok.id
Sejak dilaunching pada bulan September 2025, kegiatan budidaya Maggot di Kelurahan Limo sudah 6 kali panen melakukan panen dengan hasil lumayan bagus, namun demikian pengelola Rumah Maggot masih menemukan kendala dalam pengembangan produksi maggot terutama dalam hal pengadaan pakan.
Koordinator Rumah Maggot Kelurahan Limo, Egi Permana mengatakan secara teknis tidak ada kendala dalam kegiatan budidaya Maggot hanya saja pihaknya kerap sulit mencari pakan untuk mengembangkan usaha budidaya maggot.
“Sebenarnya pengembangan budidaya maggot cukup prospektif hanya saja kami mengalami kendala soal pakan,” ujar Egi kepada Jurnal Depok, kemari.
Menyikapi hal ini, Lurah Limo, Fajar Mei Hendri mengimbau kepada para Ketua Lingkungan untuk menggiatkan sosialisasi pemilahan sampah kepada warga dan memisahkan sampah organik untuk dijadikan pakan maggot.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga untuk mengumpulkan sampah organik di rumah masing masing nanti petugas dari rumah maggot akan datang mengambil sampah organik dari rumah rumah warga, sosialisasi mengumpulkan sampah organik ini sudah kami kepada para ketua lingkungan untuk disampaikan kepada masyarakat dilingkungan masing masing,” pungkas Fajar. n Asti Ediawan








