

Margonda | jurnaldepok.id
Sekretaris BKPSDM Kota Depok, Tito Ahmad Riyadi mengatakan, tidak ada dokumen negara yang hangus terbakar saat kejadian kebakaran di Gudang Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Data Manusia (BKPSDM) Kota Depok di Gedung Baleka 2.
Ia mengatakan, ruang yang terbakar adalah tempat penyimpanan barang alat tulis kantor (ATK) dan ruang kontrol kamera pengawas Closed Circuit Television (CCTV).
“Itu kan satu ruangan yang disekat, ada ruangan kontrol CCTV dan disampingnya ruangan penyimpanan ATK,” katanya.

Dia menambahkan, tidak ada dokumen penting atau dokumen negara yang terbakar saat kejadian. Api tidak sampai menjalar ke ruang lain dan hanya terjadi di ruang pengawas CCTV.
“Enggak (tidak ada dokumen negara yang terbakar), justru Alhamdulillah-nya ya tidak sampai kena kebakar ya. Jadi yang kena itu tadi ruang kontrol CCTV itu hanya layar monitor yang kecil satu dan DVR-nya,” ujarnya.
Dikatakannya, api dapat segera dipadamkan dengan mitigasi yang dimiliki BKPSDM Depok. Tindakan awal, pemadaman api dilakukan dengan alat pemadam api ringan (APAR) yang tersedia sehingga api tidak merambat ke ruangan lain.
“Ya, kebantu dengan Apar yang ada di kami. Jadi bisa lebih cepat memadamkan ya, apinya enggak sampai menyebar ke mana-mana,” jelasnya.
Langkah yang dilakukan selanjutnya, kata dia, adalah pengecekan oleh petugas PLN. Diduga api berasa dari korsleting listrik.
“Sudah dicek aliran Listrik yang ada, kemungkinan korsleting listrik, sudah diputus oleh PLN, sehingga bisa normal lagi, sudah dicek juga instalasi AC dan lampu-lampu dan sebagainya. Tadi juga Dinas Damkar kemungkinannya konsleting listrik,” paparnya.
Dia mengatakan, kebakaran tidak akan mengganggu aktivitas di BKPSDM. Hanya saja untuk CCTV tidak akan difungsikan dalam waktu dekat.
“Untuk kerjaan-kerjaan lain sih enggak terganggu,”katanya.
Berdasarkan hasil pengecekan PLN, mereka menyarankan untuk memperbaharui instalasi listrik yang sudah lama, kemudian pengecekan instalasi listrik secara berkala.
“Mitigasinya kami minta untuk dicek instalasinya, kami juga ingin ada rasa aman,” pungkasnya. n Aji Hendro








