
Margonda | jurnaldepok.com
Kantor Kesbangpol Pemerintah Kota Depok melaksanakan kegiatan Deklarasi Pilkada Damai Depok 2024.
Namun aksi Deklarasi Damai itu tidak dihadiri oleh Calon Wali Kota Depok yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Golkar, Imam Budi Hartono (IBH).
Paslon nomor urut satu hanya dihadiri oleh calon Wakil Wali Kota Depok, Ririn Farabi yang mengenakan baju batik dan kerudung hitam.

Para panitia dari Kantor Kesbangpol tidak mengetahui alasan IBH tidak menghadiri Deklarasi Damai.
Sementara paslon nomor urut 2 yakni H. Supian Suri-Chandra Rahmansyah hadir bersama pengurus partai politik.
Dalam pelaksanaannya, Deklarasi Damai dimulai dengan doa lintas agama yang dipimpin oleh tokoh agama Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu.
Wali Kota Depok, Mohammad Idris memimpin pembacaan deklarasi damai sebagai berikut:
Kami berkomitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.
Kami berkomitmen menyukseskan Pilkada tahun 2024 yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.
Kami berkomitmen mewujudkan situasi yang kondusif, aman, damai, dan sejuk.
Kami berkomitmen melawan segala bentuk perbuatan yang menimbulkan kegaduhan politik dan pemecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
Idris mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari etika berdemokrasi.
“Bagaimana kita bisa benar-benar mempertahankan kondisi Kota Depok yang selama pemilihan kepala daerah ini berjalan dengan baik, lancar, damai, enggak ada hal-hal yang tidak kita inginkan,” ucapnya.
Idris berharap, Pilkada kali ini juga berjalan damai tanpa kericuhan seperti pilkada sebelumnya.
“Kericuhan, bahkan apalagi kerusuhan, enggak pernah ada, maka ini perlu diingatkan kembali,” ujarnya.
Dia menyebut, bahwa pilkada bukan hanya sekedar memilih pasangan calon saja.
“Demokrasi bukan sekadar memilih calon-calon legislatif atau kepala daerah, tetapi tentang bagaimana kita mewujudkan negara yang bermartabat,” katanya.
Dirinya berharap, Pilkada 2024 di Depok dapat berjalan lancar, aman, dan damai.
“Kota Depok bersiap untuk mencatatkan kembali sejarah demokrasi yang damai dan bermartabat. Kita bisa benar-benar mempertahankan kondisi Kota Depok yang selama pemilihan kepala daerah ini berjalan dengan baik, lancar, damai, enggak ada hal-hal yang tidak kita inginkan, kericuhan, bahkan apalagi kerusuhan,” pungkasnya. n Aji Hendro








