Pagar Pom Bensin Parung Bingung Ambrol, Akses Jalan Warga Terputus

29
Terlihat puing-puing pagar milik SPBU yang ambrol menutup akses jalan.

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Sejumlah warga Gang Manggis RT 01/13, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru (RJB), Kecamatan Pancoran Mas meminta kepada pemilik atau pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Parung Bingung untuk segera membersihkan puing puing bangunan pagar Pom Bensin yang menutupi akses jalan warga dan jalan menuju Musholah Al Hikmah.

Halimah, salah satu warga yang tinggal dekat lokasi pagar mengatakan, robohnya pagar pom bensin terjadi pada Senin malam sekira pukul 19.30 dan kejadian itu sempat membuat dirinya kaget lantaran suara runtuhnya pagar yang nyambung ke tembok bangunan 3 lantai mengeluarkan suara keras.

“Saat kejadian saya berada dirumah yang hanya berjarak beberapa meter saja dari pagar yang ambrol, saya sempat kaget karena suara runtuhnya pagar sangat kencang, beruntung saat kejadian tidak ada orang yang lewat sehingga robohnya pagar itu tidak menimbulkan korban,” papar Halimah.

Meskipun robohnya pagar Pom Bensin tidak menimbulkan korban jiwa, namun Halimah mengaku sangat terganggu dengan keberadaan tumpukan bahan material pagar yang menutupi bidang jalan.

“Ruas jalan ini merupakan akses utama warga disini, dan keluarga saya tidak bisa mengeluarkan sepeda motor dari dalam rumah karena depan rumah masih tertimbun material reruntuhan pagar, untuk itu kami berharap kepada pemilik Pom Bensin agar lebih cepat menyingkirkan material reruntuhan pagar agar ruas jalan bisa kembali digunakan oleh warga,” pinta Halimah.

Selain itu, Halimah juga mengaku khawatir dengan keberadaan bangunan tiga tingkat milik pengelola Pom Bensin yang temboknya berdempetan dengan pagar pom bensin.

“Itu bangunan tinggi bangat, liat saja pas pagar roboh, pondasinya tergerus itu bisa membahayakan kami yang berada sekitar bangunan,” imbuhnya. Saat ditanya apakah warga mengetahui terkait izin bangunan gedung berlantai tiga yang berada dekat rumah warga, Halimah mengaku pihaknya tak pernah tahu soal izin bangunan itu.

“Kami enggak tahu, apakah ada IMB nya atau tidak,” ujarnya.

Terkait robohnya pagar Pom Bensin, M. Sahil warga sekitar lokasi longsor juga meminta kepada pengelola pom bensin agar segera membenahi puing puing yang berserakan diatas bidang jalan.
Dia manambahkan, meskipun ruas jalan yang tertimbun material reruntuhan pagar hanya merupakan jalan setapak yang hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua, namun akses jalan tersebut merupakan akses utama warga dan merupakan satu satunya akses menuju Musholah Al Hikmah.

“Akses jalan ini bukan cuma dipakai oleh warga keluar masuk lingkungan tapi juga merupakan akses satu satunya jalan menuju Musholah, untuk itu kami merasa sangat terganggu dengan tumpukan puing puing bekas reruntuhan pagar yang menutup bidang jalan, tolong dong kepada pengelola pom bensin biar secepat mungkin membersihkan puing puing ini agar jalan kami bisa kembali di gunakan untuk sarana transportasi warga,” tutupnya. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here