
Margonda | jurnaldepok.id
Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) ingin menjadikan Project Based Learning (PBL) Expo x Competitive Fund sebagai budaya akademik mahasiswa dan dosen. PBL Expo x Competitive Fund dibuka langsung oleh Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi, Kemendikbud Ristek, Beny Bandanadjaja.
Direktur PNJ, Nunung Martina mengatakan itu saat membuka 2nd Project Based Learning (PBL) Expo x Competitive Fund 2024 di Gedung Auditorium Perpustakaan PNJ, Kota Depok.
“Kami ingin menjadikan PBL sebagai budaya akademik mahasiswa dan dosen,” katanya.

Selama dua hari, pengunjung dapat melihat secara langsung berbagai proyek yang dipamerkan, mengikuti seminar dari tokoh inspiratif, workshop PBL, serta berdiskusi dengan para mahasiswa dan dosen pembimbing.
Dia menambahkan, kegiatan ini menampilkan hasil karya inovatif mahasiswa yang telah menerapkan konsep pembelajaran berbasis proyek dalam berbagai bidang studi.
“PBL Expo x Competitive Fund merupakan ajang tahunan yang menghadirkan berbagai proyek kreatif dan inovatif dari mahasiswa PNJ. Yang dipamerkan ada banyak, beragama dan itu disesuaikan dengan keunggulan fakultas masing-masing,” paparnya.
Tahun ini, lanjutnya, ada tujuh proyek dari setiap jurusan yang mencakup berbagai disiplin ilmu seperti teknik, bisnis, teknologi informasi dan desain.
Proyek-proyek yang ditampilkan merupakan hasil karya mahasiswa dan dosen, yang bertujuan untuk memberikan solusi nyata terhadap berbagai tantangan industri dan masyarakat.
Pada kegiatan ini, pengunjung dapat melihat secara langsung berbagai proyek yang dipamerkan, mengikuti seminar dari tokoh inspiratif, workshop PBL, serta berdiskusi dengan para mahasiswa dan dosen pembimbing.
Pameran PBL ini juga dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari siswa SMA atau SMK, praktisi industri, hingga masyarakat umum yang tertarik dengan inovasi teknologi dan pendidikan.
“Kami harapkan PBL Learning Expo x Competitive Fund 2024 dapat menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan industri, sekaligus mendorong terciptanya kolaborasi yang lebih erat untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” jelasnya.
Alumni inspiratif PNJ juga turut memeriahkan acara, seperti Gideon Tulus selaku content creator dan Malvin Pradipta Irianto sebagai digital creator.
“Politeknik Negeri Jakarta mengundang seluruh pihak yang berminat untuk datang dan berpartisipasi dalam expo ini, serta menyaksikan langsung karya-karya kreatif yang dihasilkan oleh mahasiswa PNJ,” pungkasnya. n Aji Hendro








