HeadlineINFRASTRUKTUR

Proyek Jembatan Hampir Selesai, Kemacetan di Perempatan Mampang Mulai Terurai

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengurai kemacetan dan menanggulangi banjir di kawasan perempatan Mampang disambut baik oleh berbagai kalangan.

Warga menilai, perbaikan jembatan dan pelebaran bidang jalan dikawasan perempatan Mampang telah terbukti mampu mengurangi kemacetan dan banjir yang selama ini menjadi sorotan warga dan para pengguna jalan.

“Alhamdulillah sekarang udah enggak macet karena bidang jalan sudah lebih lebar dan tidak ada lagi sekat yang membatasi jalur di perempatan Mampang, sepertinya kajian teknis perbaikan jembatan dan pelebaran bidang jalan sangat tepat untuk mengatasi masalah kemacetan dan banjir diwilayah seputar Mampang yang selama ini menjadi sorotan warga dan pengguna jalan,” ujar Maruloh salah satu pengguna jalan.

Pernyataan senada disampaikan oleh Mulyono driver ojek online. Dikatakannya, dua masalah utama yakni banjir dan macet dikawasan Mampang dapat terselesaikan dengan pembangunan jembatan baru dan pelebaran bidang jalan yang dilaksanakan dalam satu paket pekerjaan.

“Jembatan yang tadinya rendah sekarang sudah ditinggikan, dan bidang jalan dilebarin sehingga tidak ada lagi macet di Mampang, terimakasih buat Pemerintah yang sudah menuntaskan permasalahan kesemrawutan lalu lintas di kawasan Mampang,” tutur Yono sapaan akrab Mulyono.

Sementara Lurah Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, Darmawansyah mengaku lega karena pembangunan jembatan dan pelebaran ruas jalan di seputar perempatan Mampang sudah rampung sehingga lalu lintas menjadi lebih lancar.

“Kita layak mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang telah menjawab harapan masyarakat dan pengguna jalan dengan memperbaiki jembatan dan melebarkan bidang jalan, mudah mudah tidak ada lagi banjir dan arus lalu lintas menjadi lancar setelah bidang jalan diperlebar,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Darmawansyah mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah di aliran kali cabang barat (KCB) karena sampah yang dibuang di kawah kali dapat mempercepat pendangkalan dan menghambat kelancaran laju air kehilir.

“Salah satu pemicu luapan air di bidang jalan diakibatkan dari pendangkalan kawah kali yang dipenuhi sampah yang dibuang oleh tangan tangan tak bertanggung jawab, oleh sebab itu kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak membuang sampah di kali agar aliran air menjadi lancar,” pungkasnya. n Asti Ediawan

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button