HeadlinePeristiwa

Ingin jadi Anggota Dewan, Beberapa Caleg Terciduk Mandi di Sumur 7 dan Ziarah ke Makam Kramat

Beji | jurnaldepok.id
Menjelang pelaksanaan pemilihan umum, 14 Februari 2024 mendatang, situs Sumur Tujuh dan Makam Mbah Raden Wujud Beji didatangi calon anggota legislative (Caleg).

Pengurus Sumur Tujuh Pertama berlokasi di Jalan Kramat Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, M Satiri mengatakan, saat ini Sumur Tujuh termasuk makam Mbah Raden Wujud Beji banyak dikunjungi masyarakat pada malam hari termasuk sejumlah caleg DPRD dari Depok hingga Bogor.

“Engak masyarakat aja yang datang dan mandi ke Sumur Tujuh, ada wajah yang saya kenali dan tercatat sebagai caleg,” ujarnya.

Dia menambahkan, setelah mandi di Sumur Tujuh ada yang langsung datang ke petilasan Mbah Raden Wujud Beji berdoa dan meminta sesuai keinginan masing-masing.

“Kami enggak tahu kedatangan para caleg ke Sumur Tujuh, intinya kami terbuka kepada siapapun untuk melihat dan merasakan air dari Sumur Tujuh,”katanya.

Ia menambahkan, para pengunjung yang datang ada yang niat mandi dan mengambil airnya. Namun, kata dia, ada juga yang mengambilnya untuk dipakai bekal berziarah.

“Mereka meyakini bahwa sumur ini disebut air pengobatan. Intinya cuma nyari berkah selamat, bukan kita percaya sama airnya, bukan. Cuma nyari berkah selamat,” paparnya.

Sumur yang merupakan peninggalan sejarah dari tokoh penyebar agama Islam, Mbah Raden Wujud Beji, dikabarkan airnya tak pernah kering. Sumur tersebut keberadaannya sudah ada sejak abad ke-16.

M Satiri menambahkan, sumur yang berjumlah tujuh titik yang tersebar di beberapa titik di Kelurahan Beji, ada sangkut pautnya dengan kekeramatan sosok Mbah Raden Wujud.

“Tujuh sumur itu memiliki khasiat tersendiri yang dipercaya masyarakat dapat memberikan keberkahan,” pungkasnya. n Aji Hendro

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button