HeadlineWilayah

Meruyung Dikepung Longsor, Tercatat Ada Empat Titik Yang Dinilai Berbahaya

Limo | jurnaldepok.id
Meningkatnya curah hujan yang terjadi pada sebulan terakhir ditengarai menjadi pemicu peristiwa tanah longsor di empat lokasi yang berbeda di wilayah Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo.

Seksie Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kantor Kelurahan meruyung, Kecamatan Limo, Maya Suharyani mengatakan, dirinya telah melaporkan kejadian longsor di empat kawasan Meruyung kepada bidang SDA Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, sekaligus mengajukan perbaikan dan penataan area longsor agar kawasan longsor tidak meluas.

“Ya ada empat titik longsor yang perlu segera dibenahi diantaranya di wilayah bibir kali Pesanggrahan RT 03/12, kemudian di RT 05/07 dan RT 04/04 serta titik longsor di area makam Bojong di wilayah RT 05/05. Semua sudah kami ajukan untuk perbaikan ke SDA,” ujar Maya kepada Jurnal Depok, kemarin.

Dikatakannya, dari empat titik lokasi longsor, satu titik longsor sudah langsung dilakukan perbaikan oleh SDA Dinas PUPR menyusul tiga titik lainnya.

Saat meninjau lokasi longsor, Maya mengaku telah menyampaikan pesan kepada warga di sekitar area longsor terutama warga yang tinggal di sejajar aliran Kali Pesanggrahan untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat debit air relatif tinggi seiring meningginya curah hujan.

“Kami sudah titip pesan kepada warga dekat kali untuk lebih waspada karena debit air Kali Pesanggrahan masih cukup tinggi yang berpotensi memicu terjadinya longsor susulan,” tegas Maya.

Terpisah, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Supian Derry mengapresiasi kesigapan jajaran Seksie Ekbang Kantor Kelurahan Meruyung yang telah melaporkan kejadian longsor di empat titik Kelurahan Meruyung, seraya berharap bidang SDA dan pihak terkait lainnya segera melakukan penataan kawasan longsor, terlebih titik longsor dibibir Kali Pesanggrahan yang berpotensi mengancam bangunan rumah warga.

“Ya, sejumlah titik longsor itu sudah dilaporkan oleh Ekbang Kelurahan ke SDA PUPR, mudah -mudahan bidang SDA atau pihak terkait lain dapat segera melakukan pembenahan kawasan terkena longsor, sebab intensitas curah hujan masih cukup tinggi yang berpotensi membuat kawasan longsor meluas,” tutupnya. n Asti Ediawan

 

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button