Pengurus KTNA Bojongsari Dikukuhkan, Mahfudz Abdurrahman: Petani Harus Berdaya & Bermanfaat

466
Sekda Kota depok didampingi Camat Bojongsari dan Ketua KTNA Depok foto bersama dengan pengurus KTNA Bojongsari.

Laporan: Rahmat Tarmuji
Ketua dan Pengurus Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Bojongsari kemarin resmi dikukuhkan.

Anggota DPR RI, Mahfudz Abdurrahman yang mendukung penuh acara tersebut tak lupa turut mengucapkan selamat dan sukses atas pengukuhan tersebut.

“Tentu kami mendukung eksistensi KTNA agar mampu menjadi mitra pemerintah dan semakin dirasakan perannya, terutama dalam memberdayakan petani khususnya di wilayah Depok,” ujar Mahfudz, kemarin.

Lebih lanjut Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil Depok-Bekasi itu berharap agar pemerintah daerah juga terus memberikan support dan akases bagi kelompok tani untuk memasarkan produknya.

“Tidak hanya di pasar lokal saja, namun juga bantu akses untuk pasar internasional,” paparnya.

Sekretaris Daerah Kota Depok, Supian Suri mengungkapkan, Pemerintah Kota Depok telah memberikan perhatian kepada kelompok tani dengan menggelontorkan anggaran mencapai miliaran rupiah di setiap kecamatan.

Tak hanya itu, Supian juga bertekad untuk terus mempertahankan pertanian yang ada di Depok dengan cara smart farming dan upaya lainnya.

“Dengan keterbatasan lahan yang minim namun bisa menghasilkan produksi dan nilai ekonomi tinggi bagi para petani. Kami juga minta KTNA untuk membuat terobosan agar para petani mulai menerapkan pertanian modern,” tandasnya.

Supian mengungkapkan, Bojongsari selain terkenal dengan tanaman hiasnya, juga dikenal dengan sentra ikan hias.

“Nilai ekspor ikan hias di Bojongsari tak main-main. Ini menjadi tantangan kedepan bagaimana produksinya mampu memenuhi kebutuhan ikan hias di dalam negeri juga. Begitu juga dengan produk tanaman hias dan sayuran yang dihasilkan dari lahan tidak begitu luas,” ungkapnya.

Camat Bojongsari, Rijal Farhan mengapresiasi keberadaan KTNA Kecamatan Bojongsari yang selama ini sudah menjalin sinergi dengan baik.

“Maka dari itu, kami telah menginstruksikan kepada seluruh lurah di wilayah kami agar KTNA Kecamatan Bojongsari ini dapat dilibatkan di setiap kegiatan. Karena kami menilai kiprahnya cukup besar di masyarakat selama ini,” jelasnya.

Sementara itu Ketua KTNA Kecamatan Bojongsari, Zaelani mengatakan, pasca dikukuhkan pihaknya telah menyiapkan beberapa program kerja diantaranya meningkatkan produksi tanaman hias, ikan hias dan pertanian hidroponik.

“Nantinya kami akan bersinergi juga dengan Kampung Caraka, Proklim dan lainnya,” terangnya.

Meski lahan pertanian saat ini terbatas, namun Zaelani tidak putus asa untuk mengembangkan produksi pertanian.

“Dari itu kami mulai menerapkan urban farming dengan menggunakan barang bekas seperti kaleng cat bekas yang bisa diletakan di teras rumah. Saat ini sudah berjalan,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini pihaknya tidak menemukan kendala dikarenakan sinergitas yang terbangun sudah berjalan baik.

“Kami bersinergi dengan kecamatan, kelurahan, posyandu, karang taruna, IWAPI, IPEMI dan seluruh stakeholder di Bojongsari. Makanya pengurus saat ini pun kami ambil dari masing-masing kelurahan,” tukasnya.

Acara pengukuhan dan rapat kerja pengurus yang digelar di Kampung Gowes, Serua, juga dihadiri Ketua KTNA Kota Depok, Yoyo Efendi dan para lurah se Kecamatan Bojongsari. n

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here