

Cinere | jurnaldepok.id
Hujan deras yang melanda hampir seluruh wilayah Kota Depok kemarin membuat sejumlah titik diruas Jalan Raya diwilayah Limo dan Cinere tergenang air.
Dari pantauan Jurnal Depok, sedikitnya ada 4 titik ruas jalan yang menjadi langganan banjir saat turun hujan diantaranya, ruas jalan raya Meruyung mulai dari depan pabrik minuman air mineral Ayya hingga pertigaan Jalan Masjid Almujahidin, titik ruas jalan Yaspi Limo, Pertigaan Prihatin RW 12 Cinere dan depan ruko blok A RW 06 Cinere yang menjadi titik banjir terparah pasca hujan kemarin sore.
Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Cinere, Kecamatan Cinere, Ahmad Jayadi mengatakan, mampetnya gorong gorong sodetan air menjadi penyebab banjir di pertigaan prihatin, padahal kata dia tahun lalu pihak SDA PUPR telah memperbaiki sodetan di pertigaan Prihatin namun sekarang mampet lagi sehingga air kembali meluap saat terjadi hujan.
“Waktu itu Satgas Banjir PUPR sudah memotong trotoar dan memperbaiki sodetan yang mengalami sumbatan untuk mengatasi banjir di areal tersebut, tapi entah kenapa sekarang kok banjir lagi,” ujar Jayadi kepada Jurnal Depok, kemarin.
Terpisah, Rohman salah satu pengguna jalan menyesalkan tidak tuntasnya perbaikan saluran air disepanjang ruas jalan raya Meruyung yang ditengarai menjadi penyebab genangan air diatas bidang jalan saat turun hujan.
“Gimana enggak jadi langganan banjir kalau saluran airnya enggak berfungsi, malah ada saluran air (Drainase) yang mengalami pendangkalan parah dan sudah rata dengan bidang jalan,” celoteh Rohman.
Menanggapi hal ini, Lukman salah seorang warga Kelurahan Limo meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera membenahi saluran air (Drainase) disisi ruas jalan raya.
“Kalau saluran air (Drainase) nya enggak berfungsi maksimal, sudah pasti air akan mengalir tumpah kebidang jalan, itu yang membuat jalan menjadi banjir, untuk mengurangi genangan air di jalan, PUPR harus membenahi Drainase dipenggir jalan, karena jika saluran air mampet jangan berharap jalan raya bisa bebas dari banjir saat musim hujan,” tegas Lukman. n Asti Ediawan








