
Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Tiga simpul kemacetan di ruas Jalan Raya Sawangan menjadi prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk dilebarkan tahun ini guna mengurai kemacetan yang selama ini dikeluhkan oleh para pengguna jalan.
Tiga simpul kemacetan yang dimaksud diantaranya pertigaan Parung Bingung, Jalan Enggram, dan pertigaan jalan Abdul Wahab, Sawangan.
Kepastian pelebaran ruas jalan di tiga simpul kemacetan disampaikan oleh Wali Kota Depok, H. Supian Suri usai menghadiri rapat paripurna pekan lalu.

“Untuk mengurai kemacetan di ruas jalan raya Sawangan, kita akan melakukan pelebaran bidang jalan di pertigaan Parung Bingung, Jalan Enggram dan pertigaan jalan Abdul Wahab Sawangan, Insha Allah sebelum akhir tahun ini pekerjaan sudah selesai,” ungkap Supian.
Menanggapi rencana pelebaran bidang jalan di pertigaan Parung Bingung, Ketua Yayasan Kesejahteraan Sosial (YKS) Parung Bingung, Nanang Mahroja mengatakan, sebagai salah satu pihak terdampak pelebaran, pihaknya berharap agar pembayaran ganti rugi lahan YKS dapat segera dilakukan.
Sebab, kata dia, sebelum lahan nanti digusur pihaknya perlu biaya untuk pembayaran lahan pengganti dan pembangunan fasilitas gedung sekolah yang terkena pelebaran jalan.
“Kami belum tahu pasti kapan pembayaran ganti rugi lahan dan bangunan YKS yang terkena proyek pelebaran jalan di pertigaan Parung Bingung, tapi kami sangat berharap pembayaran segera dilakukan karena banyak yang harus kami bayar sebelum penggusuran lahan dilaksanakan,” pinta Nanang.
Harapan yang sama disampaikan oleh Irpan Rivai salah satu ahli waris pemilik lahan dan bangunan terdampak pelebaran.
“Ya, mudah-mudahan pembayaran dapat segera dilakukan agar kami bisa membangun kembali bangunan kios yang kena pelebaran,” tutup Irpan. n Asti Ediawan








