
Laporan: Aji Hendro
Perempuan Indonesia Raya (PIRA) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 secara nasional melalui tayangan Live Streaming. Peringatan HUT dipusatkan di Jakarta, sementara di Kota Depok digelar di Jalan Raya Tanah Baru, Kecamatan Beji. Dalam peringatan tersebut diputar film mengenai berdirinya PIRA.
Ketua Umum PIRA, Novita Wijayanti mengatakan, PIRA menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam peringatan HUT. Mulai dari donor darah, pengobatan gratis hingga pemeriksaan kesehatan mata.
“Kami juga memberikan kaca mata gratis kepada masyarkat yang membutuhkan,” katanya, Selasa (14/10/2026).
Pada HUT kali ini, PIRA mengangkat Peduli Kompak Bergerak dan Berdampak.
Novita mengatakan, usia 18 tahun merupakan momentum kedewasaan bagi seseorang untuk mulai memegang tanggung jawab, menentukan pilihan, sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan.
Menurut dia, hal serupa harus menjadi refleksi bagi PIRA yang kini berusia ke-18.
“Di usia ke-18 ini, kita tidak cukup hanya bertumbuh menjadi organisasi yang besar. Kita harus terus bertumbuh menjadi organisasi yang berguna,” ujarnya.
Novita juga mengatakan, HUT ke-18 PIRA dimaknai melalui semangat “Peduli, Kompak, Bergerak, Berdampak”.
Peduli, kata Novita, berarti hadir ketika sesama membutuhkan, sedangkan kompak berarti menyatukan langkah dan kekuatan sebagai perempuan-perempuan Indonesia Raya.
Bergerak berarti tidak berhenti pada kepedulian, tetapi menerjemahkannya menjadi aksi nyata. Dan berdampak berarti memastikan setiap langkah yang kita lakukan benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat.
Novita menuturkan perempuan memiliki peran penting dalam membangun ketahanan keluarga karena menjadi salah satu penopang utama kehidupan keluarga dan pendidikan anak.
Karena itu, sambungnya, kesehatan perempuan memiliki keterkaitan erat dengan kemampuan keluarga dalam menjalankan berbagai peran dan tanggung jawabnya.
“Perempuan adalah tiang keluarga, madrasah pertama bagi anak-anak, serta penopang utama ketahanan keluarga,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PC PIRA Kota Depok, Yoyoh mengatakan, arahan pimpinan pusat menjadi pedoman bagi jajaran pengurus daerah dalam menjalankan program organisasi ke depan.
Menurutnya, peringatan HUT ke-18 PIRA bukan sekadar seremoni, melainkan kesempatan untuk memperkuat kebersamaan kader dan memperluas kegiatan sosial yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Momentum peringatan HUT ke-18 ini menjadi penguat solidaritas antar pengurus dan kader. Sesuai instruksi pusat, kami di daerah berkomitmen untuk memperluas aksi nyata kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di Kota Depok,” katanya.
Di lokasi sama, Dewan Penasehat PIRA Kota Depok, Nuroji mengatakan, diharapkan kedepannya PIRA Kota Depok selalu kompak dan siap besar bersama.
“Kami harap PIRA di Kota Depok bisa membesarkan Partai Gerinda, kita ketahui suara perempuan seperti PIRA ini memiliki andil dalam pelaksanaan pesta Demokrasi,” katanya. n








