Cegah Risiko Gangguan Listrik, PLN dan Gakkum ESDM Perkuat Pengamanan SUTET

16
Petugas PLN saat menerangkan batas aman tower kepada Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Tangerang | jurnaldepok.id
Keamanan tower transmisi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keandalan pasokan listrik. Untuk mengantisipasi risiko pada Tower T92–T94 Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV Suralaya–Balaraja, PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Cikupa bersinergi dengan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PT Arka Putra Jaya.

Sinergi ini dilakukan melalui peninjauan langsung ke area tower dengan perhatian khusus pada kondisi tanah dan kontur lahan di sekitar fondasi. Potensi perubahan kontur, erosi, dan pergerakan tanah menjadi aspek yang perlu diantisipasi karena dapat memengaruhi keamanan struktur tower.

General Manager PLN UIT JBB, Himmel Sihombing menegaskan, pengamanan tower tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik infrastruktur, tetapi juga membutuhkan perhatian terhadap aktivitas di lingkungan sekitarnya.

“Keandalan listrik tidak hanya ditentukan oleh kesiapan peralatan, tetapi juga oleh keamanan seluruh infrastruktur transmisi. Karena itu, setiap potensi risiko yang dapat mengganggu kestabilan tower harus ditangani sejak dini. Kami memperkuat sinergi dengan Gakkum ESDM agar aktivitas di sekitar jalur transmisi tetap memperhatikan keselamatan infrastruktur dan mematuhi ketentuan yang berlaku,” ujar Himmel.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah aktivitas pertambangan pasir di sekitar jalur transmisi yang berpotensi mengubah kontur dan kestabilan tanah. Melalui koordinasi dengan Gakkum ESDM, PLN mendorong pengawasan dan tindak lanjut terhadap aktivitas yang diduga melanggar ketentuan, termasuk regulasi mengenai ruang bebas jaringan transmisi tenaga listrik sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2025.

Pengamanan tower juga membutuhkan dukungan pihak yang memiliki atau mengelola lahan di sekitarnya. Dalam hal ini, Direktur PT Arka Putra Jaya, Amarudin, menyampaikan dukungan terhadap upaya mitigasi yang dilakukan PLN, termasuk rencana hibah lahan untuk kebutuhan penguatan dan pengamanan tower. Rencana tersebut akan ditindaklanjuti melalui verifikasi kepemilikan dan proses administrasi sesuai ketentuan.

Di lapangan, langkah pengamanan turut dilakukan melalui pemasangan papan penanda Objek Vital Nasional (Obvitnas) dan garis pembatas di sekitar area tower. PLN UPT Cikupa selanjutnya akan mengevaluasi kebutuhan teknis penguatan fondasi serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyiapkan langkah mitigasi lanjutan.

Melalui upaya ini, PLN UIT JBB menegaskan komitmennya untuk melindungi infrastruktur transmisi dari berbagai potensi risiko. Dengan dukungan pemerintah dan pihak terkait, pengamanan tower diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan demi menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here