

Papua Barat | jurnaldepok.id
William (8), anak di kawasan transmigrasi Werianggi-Werabur merupakan satu dari 130 siswa sekolah dasar yang mendapatkan layanan pencabutan gigi oleh Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia bulan Agustus 2026.
“Sa janji sa rajin sikat gigi!,” ujar Wiliam dengan semangat.
Itulah potret anak-anak saat dilakukan kegiatan. Tim 12 (IG @jejakwerianggiwerabur) dan tim 14 (IG @sabisasabelajar.ui) berkolaborasi untuk meningkatkan kesehatan gigi mulut anak-anak sekolah dasar serta literasi baca.
Kegiatan bertempat di SD Negeri Werianggi (Sekolah Trans) dan SD YPK dengan berkolaborasi dengan Puskesmas Werianggi dan RS Pratama Nikiwar.
Kepala Sekolah menyambut baik program kesehatan gigi mulut ini dengan antusias tinggi dan berterima kasih atas inisiatif Tim Ekspedisi Patriot UI dibawah Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia melalui Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial (DPIS) UI.
Kegiatan diawali dengan pemetaan masalah dan interview mendalam kepada guru (pendidik), siswa, masyarakat, serta peninjauan fasilitas sarana prasarana terkait akses dan utilitasnya.
Program pencegahan dan upaya promotif melalui penyuluhan edukasi kesehatan gigi mulut, sikat gigi bersama, pengukuran tinggi badan-berat badan, pemeriksaan kesehatan dan gigi mulut oleh dokter, ners, dan tim kesehatan tim patriot UI.
Unilever Pepsodent Indonesia memberikan donasi berupa ratusan pasta gigi dan sikat gigi. Kegiatan pemeriksaan dilanjutkan dengan layanan pengobatan berupa penambalan, pencabutan, dan skeling (pembersihan karang gigi) secara gratis di RS Pratama Nikiwar dibantu oleh tenaga kesehatan di sana.
“Kami bersyukur sekali bahwa dokter Benso dan tim patriot UI turun langsung ke warga, sentuh masyarakat dan bantu ringankan tugas kami,” ujar perawat gigi RS Pratama Nikiwar, Vhanka.
Dari pemeriksaan kesehatan gigi mulut, ditemukan kasus tertinggi adalah penyakit gigi berlubang dan penyakit gusi karena karang gigi.
Kebiasaan menginang membuat kondisi gigi mulut menjadi lebih berkarang, berubah warna, serta dikhawatirkan mengarah ke kondisi patologis.
“Penggunaan sikat gigi perlu digiatkan, kami berencana angkat program pembuatan sikat gigi dengan bulu sikat dari kulit buah pinang untuk mengakomodasi budaya setempat,” ungkap dok Benso.
UI melalui program ekspedisi patriotnya dan Kementerian Transmigrasi RI berkomitmen tinggi untuk memberikan layanan kesehatan yang adil dan merata untuk misi besar, kerja nyata, dampak untuk Indonesia. n








