Meriahkan HUT ke-81 RI, Emak-emak Sasana Bulan Ciherang Kampanyekan Go Greeen

17
Sejumlah emak-emak yang tergabung di Sasana Bulan RW 07 Kampung Ciherang, Kelurahan Sukatani Tapos menggelar Karnaval Kemerdekaan berbalut pakaian Go Green.

Laporan: Aji Hendro
Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia (RI), sejumlah emak-emak yang tergabung di Sasana Bulan RW 07 Kampung Ciherang, Kelurahan Sukatani Tapos menggelar Karnaval Kemerdekaan berbalut pakaian Go Green.

Dengan menggunakan pakaian Go Green mereka berlongmarch dari satu wilayah ke lokasi lainnya. Para peserta dituntut menunjukkan kreasi busana dengan temanya masing-masing.

Dewan Penasehat Sasana Bulan RW 07 Ciherang, Elva Yeni kepada wartawan mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-81 RI. Ada berbagai lomba Fashion Carnival mengangkat tema ‘Go Green’. Para peserta memamerkan busana daur ulang yang menarik dan unik.

“Tema ini bertujuan untuk mengajak masyarakat agar lebih sadar menjaga lingkungan,” katanya, Senin (10/8/2026).

Tidak hanya mendaur ulang sampah yang dihasilkan, tapi juga mengurangi barang-barang sekali pakai yang akan mencemari lingkungan.

“Tema go green yang diusung pada kegiatan Carnival Kemerdekaan ke-81 ini juga menjadi bukti bahwa tidak hanya fokus pada pertahanan tradisi tetapi juga mengupayakan keberlanjutan alam dan kelestarian alam dalam perkembangan fesyen kekinian,” ujarnya.

Dia mengatakan, tema Go Green ini sebagai upaya membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam upaya penanganan sampah yang dibuang ke TPA Cipayung.

Salah satunya, melakukan kegiatan penghijauan, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, serta mendukung penggunaan energi bersih. Upaya tersebut mencerminkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan untuk generasi mendatang yang merdeka dari kerusakan alam.

Hal ini bisa diwujudkan dengan melibatkan berbagai kelompok masyarakat dalam kegiatan kemerdekaan, menerapkan gotong royong, serta memperkuat kepedulian sosial.

“Hari Kemerdekaan tidak hanya menjadi momen simbolik, melainkan juga mempererat persatuan dan keadilan sosial,” tukasnya.

Menurut dia, daur ulang sampah dapat disulap menjadi busana dengan desain menarik, mulai dari gaun pesta, pakaian adat, hingga kostum pahlawan.

Lomba ini tidak sekadar memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, tapi juga sebagai bentuk edukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah dan pemanfaatan limbah, sekaligus mengimplementasikan Instruksi Wali Kota Depok, Supian Suri dalam pengolahan sampah

“Melalui lomba ini, kami ingin mengajak warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Sampah yang selama ini dianggap tidak berguna, ternyata bisa menjadi busana yang indah dan kreatif, serta menanamkan semangat cinta lingkungan dalam balutan kemerdekaan,” tambahya.

Dia mengucapkan terima kasih atas kekompakan para warga sehingga bisa menampilkan busana yang elegan dengan menggunakan barang daur ulang.

Di lokasi sama ketua RW 07 Kelurahan Sukatani Kecamatan Tapos, Narmin mengapresiasi kegiatan Karnval Kemerdekaan dengan tema Go Green.

“Warga kami di lingkungan RW 07 sudah berupaya melakukan pemilihan sampah sebagai upaya mensukseskan program Pemkot Depok,” katanya. n

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here