

Cimanggis | jurnaldepok.id
Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi (TLK) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Sabtu (11/04/26) melakukan penanaman pohon penghijauan di area eks lahan TPS Liar dipinggir Kali Jantung Bukit Cengkeh, Cimanggis, yang sebelumnya telah ditutup oleh Tim Maung Asri dan KNPI Kota Depok lantaran keberadaan TPS liar tersebut mengganggu kenyamanan warga.
Kabid Tata Lingkungan dan Konservasi (TLK) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Tri Sakti Anggoro mengatakan penanaman pohon Tabebuya di areal eks lahan TPS liar Bukit Cengkeh bertujuan agar kawasan tersebut tidak kembali dioptimalkan sebagai tempat pembuangan sampah liar serta dalam kerangka mewujudkan lingkungan yang bersih, sejuk, asri dan bebas polusi.
“Sebelumnya kami menerima banyak laporan keluhan masyarakat terkait keberadaan TPS liar di pinggir Kali Jantung Bukit Cengkeh dan kawasan itu sudah dibersihkan dan ditutup pada aksi bersih serentak beberapa hari silam dan sekarang areal itu sudah kami tanami pohon Tabebuya agar tidak lagi dioptimalkan sebagai tempat pembuangan sampah,” papar Tri Sakti Anggoro kepada Jurnal Depok.
Tri Sakti yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Maung Asri mengapresiasi kontribusi jajaran Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Depok dalam kegiatan penanganan dan penanggulangan sampah yang menjadi konsentrasi prioritas kegiatan Tim Maung Asri bentukan Wali Kota Depok, H. Supian Suri dalam menuntaskan masalah kebersihan di Kota Depok.
“Kami menghaturkan terimakasih kepada jajaran KNPI Depok yang telah berkontribusi dalam menangani masalah sampah di TPS liar Bukit Cengkeh dan secara umum kami mengapresiasi para pihak yang telah berpartisipasi dalam upaya menanggulangi berbagai masalah yang mengganggu kenyamanan masyarakat, kami berharap kolaborasi ini dapat terus ditingkatkan, pinta Sakti.
Selain melaksanakan penindakan, Sakti mengatakan pihaknya juga melakukan edukasi kepada masyarakat khususnya terkait penanganan dan penanggulangan masalah sampah dengan harapan kelak sampah tidak lagi menjadi momok bagi masyarakat. n Asti Ediawan








