Kebijakan Pro Rakyat, Alokasi Dana RW Rp 300 Juta Dicontoh Daerah Lain

318
Stakeholder Kelurahan Grogol foto bersama usai Musrenbang.

Limo | jurnaldepok.id
Camat Limo, Sudadih meminta kepada para pengurus lingkungan dan seluruh lapisan masyarakat agar mensyukuri kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) menggelontorkan anggaran berbasis RW yang nilainya lebih besar jika dibandingkan dengan realisasi anggaran berbasis Kelurahan.

“Kita harus bersyukur dan berterimakasih karena Pemerintah Kota kini memberikan anggaran lebih besar dari sebelumnya contohnya di Kelurahan Grogol untuk 13 RW yang tadinya hanya mendapat kucuran anggaran Rp 2,5 miliar kini menjadi Rp 3,9 miliar, ini patut disyukuri,” tegas Sudadih.

Dia mengaku bangga dengan terobosan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Depok apalagi saat ini lanjut dia sudah ada beberapa daerah yang mencontoh Kota Depok dalam menerapkan penggunaan anggaran berbasis RW.

“Sudah ada beberapa daerah yang mencontoh Kota Depok dalam mengucurkan anggaran pembangunan, saya berharap kucuran anggaran berbasis RW yang nilainya lebih besar jika dibandingkan anggaran berbasis Kelurahan dapat dioptimalkan semaksimal mungkin untuk membenahi sarana prasarana dilingkungan serta membiayai kegiatan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” paparnya.

Kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok meningkatkan besaran anggaran pembangunan disambut baik para pengurus Rukun Warga (RW) di wilayah Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo.
Ketua RW 01, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, H. Nian Darmawan.

“Alhamdulillah penetapan alokasi penggunaan anggaran untuk tahun 2026 dan tahun 2027 di wilayah kami sudah sesuai juklak dan juknis serta menyentuh pada kebutuhan wilayah bukan keinginan para pengurus lingkungan,” ungkap H. Nian Darmawan.

Ungkapan rasa syukur dan lega juga disampaikan oleh Lurah Grogol, Kecamatan Limo, Boni Sobari Kusumah.

Boni mengapresiasi kesiapan para pengurus lingkungan dalam mengoptimalkan dana pembangunan berbasis RW yang akan diberlakukan mulai anggaran tahun 2026.

Terimakasih, saya merasa lega karena para pengurus lingkungan telah siap mengoptimalkan anggaran berbasis RW baik untuk realisasi tahun 2026 maupun untuk realisasi tahun 2027,” pungkas Boni. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here