

Cipayung | jurnaldepok.id
Kepedulian warga terhadap lingkungan diterapkan dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban tahun ini.
Dimana, Ketua RW 01 Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Jaelani mengemas daging kurban dengan daun jati dan bongsang yang terbuat dari anyaman bambu.
“Langkah ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan upaya mengurangi sampah plastic,” ujar Jaelani, Sabtu (07/06/25).
Pria yang akrab disapa Chanut itu menambahkan, daging kurban daun jati cukup kuat dan aman untuk membungkus daging. Kemudian ia tambahkan bongsang agar lebih rapi dan tetap ramah lingkungan.
Ia mengatakan, pelaksanaan kurban di RW 01 tahun ini dilakukan secara gotong royong oleh warga di beberapa titik, termasuk di lingkungan RT 04 dan Masjid Jami Asyukur.
“Hewan kurban yang disembelih meliputi lima ekor sapi dan 20 ekor kambing. Salah satu sapi merupakan bantuan dari Bank BJB sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat,” paparnya.
Langkah RW 01 ini mendapat apresiasi dari warga karena selain memperkuat nilai ibadah dan kebersamaan, juga menjadi contoh nyata penerapan kurban ramah lingkungan.
Chanut berharap inisiatif ini bisa diadopsi oleh RW lain di Kota Depok agar semangat Idul Adha tetap berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan.
“Kami ingin Idul Adha tahun ini bukan hanya soal ibadah, tapi juga kepedulian terhadap lingkungan. Dengan menggunakan bahan yang ramah lingkungan, kita ikut menjaga warisan untuk generasi mendatang,” pungkasnya. n Aji Hendro








